PLN Bangun Jaringan Listrik di 210 Desa di Jabar, 2.930 Calon Pelanggan Segera Terlayani

Bandung, analisaglobal.com — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat terus memperluas akses listrik hingga ke wilayah pedesaan. Sepanjang Semester I 2026, PLN membangun jaringan listrik melalui Program Listrik Desa (Lisdes) di 210 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Barat.

Pembangunan tersebut membuka peluang bagi sekitar 2.930 calon pelanggan untuk mendapatkan layanan listrik PLN. Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran di antaranya Desa Sukamaju, Kabupaten Sukabumi, Desa Cilangari, Kabupaten Bandung Barat, dan Desa Cipendawa, Kabupaten Cianjur.

Kehadiran listrik tidak hanya mengubah kondisi penerangan, tetapi juga membuka ruang baru bagi masyarakat untuk berkembang. Anak-anak kini dapat belajar lebih optimal pada malam hari, usaha rumahan memiliki peluang meningkatkan produktivitas, sementara akses masyarakat terhadap informasi dan teknologi semakin terbuka.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa Program Lisdes merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memperluas pemerataan akses energi hingga ke wilayah yang sebelumnya belum terjangkau jaringan listrik.

“Listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka kesempatan. Ketika listrik hadir di suatu wilayah, masyarakat memiliki akses yang lebih besar terhadap pendidikan, aktivitas ekonomi, layanan publik, hingga berbagai peluang yang dapat meningkatkan kualitas hidup,” ujar Muhammad Joharifin.

Untuk mendukung elektrifikasi di 210 lokasi tersebut, sepanjang Semester I 2026 PLN UID Jawa Barat membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 46,82 kilometer sirkuit (kms) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 190,18 kms.

Baca Juga Tambak Udang Tasik Selatan Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Aktivis Pertanyakan Pengawasan Pemkab Tasikmalaya

PLN juga membangun gardu distribusi dengan total kapasitas 3.750 kVA. Infrastruktur tersebut menjadi tulang punggung untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus mendukung keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Pembangunan jaringan listrik di wilayah pedesaan bukan tanpa tantangan. Kondisi geografis, akses menuju lokasi yang terbatas, hingga perubahan cuaca menjadi sejumlah kendala yang harus dihadapi petugas PLN di lapangan.

Namun, berbagai tantangan tersebut dapat diatasi melalui kolaborasi PLN dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah kabupaten/kota, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta masyarakat setempat.

“Keberhasilan Program Lisdes merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga manfaat listrik dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat di berbagai pelosok Jawa Barat,” kata Muhammad Joharifin.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi modal penting bagi PLN untuk terus mempercepat pemerataan akses energi, terutama di wilayah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur kelistrikan.

PLN UID Jawa Barat memastikan Program Lisdes akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan energi yang berkeadilan. Pembangunan jaringan listrik di desa diharapkan tidak hanya meningkatkan akses terhadap energi, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, pendidikan, teknologi, dan kualitas sumber daya manusia.

Dengan semakin luasnya jaringan kelistrikan, PLN optimistis pembangunan desa di Jawa Barat akan semakin kuat dan masyarakat di pelosok memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang. (Dods)

Baca Juga Menjaga Terang di Hari Kemerdekaan, PLN Tasikmalaya Perkuat Kesiagaan Kelistrikan

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!