Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis mulai memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan yang diprediksi disertai cuaca ekstrem dan angin kencang. Sejumlah langkah antisipasi disiapkan untuk memastikan jaringan Penerangan Jalan Umum (PJU) tetap berfungsi serta meminimalkan potensi gangguan yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Kesiapsiagaan tersebut difokuskan pada penanganan kerusakan jaringan PJU, terutama di ruas jalan yang rawan terdampak pohon tumbang maupun patahan dahan akibat angin kencang.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Uga Yugaswara, melalui Kepala Bidang Teknis Sarana (Teksar), Diar Wardiana, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah perlengkapan dan armada untuk mempercepat penanganan gangguan PJU selama musim penghujan.
Menurutnya, saat ini Dishub memiliki satu armada yang siap dioperasikan, sedangkan satu armada lainnya masih dalam proses perbaikan dan ditargetkan kembali berfungsi dalam waktu satu minggu ke depan.
“Untuk menghadapi musim penghujan, kami sudah menyiapkan perlengkapan penanganan PJU, terutama apabila terjadi gangguan pada jaringan. Saat ini kami memiliki satu armada yang siap digunakan, sementara satu armada lainnya masih dalam perbaikan dan ditargetkan selesai dalam satu minggu ke depan,” ungkap Diar, Jumat (30/10/2026).
Ia menjelaskan, penanganan gangguan akan diprioritaskan pada titik-titik yang membutuhkan penanganan cepat, khususnya ruas jalan kabupaten yang menjadi jalur utama dan memiliki tingkat urgensi tinggi.
Sementara untuk wilayah lainnya, Dishub akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kerusakan maupun gangguan PJU akibat bencana alam.
Baca Juga Dorong Pertanian Ramah Lingkungan, Desa Sukamaju Kembangkan PGPR Berbasis Akar Bambu
Adapun penanganan PJU di ruas jalan nasional dan provinsi akan dikoordinasikan dengan instansi yang memiliki kewenangan. Dishub Ciamis akan menyampaikan usulan perbaikan melalui surat laporan kepada Balai Pengelolaan Transportasi Darat Kelas I Jawa Barat untuk ruas jalan nasional, serta UP3LLAJ Wilayah III Garut untuk ruas jalan provinsi.
Selain kerusakan lampu dan jaringan, potensi pohon tumbang atau patahan dahan yang mengenai jaringan PJU juga menjadi perhatian. Dalam penanganannya, Dishub akan berkoordinasi dengan pihak PLN, terutama apabila gangguan berkaitan langsung dengan jaringan kelistrikan.
Diar juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan PJU mati, mengalami kerusakan jaringan, atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Laporan dapat disampaikan langsung kepada Bidang Teknis Sarana Dishub Ciamis melalui sambungan telepon maupun WhatsApp. Masyarakat juga bisa menyampaikan laporan melalui pemerintah desa untuk diteruskan kepada Dishub.
Untuk gangguan yang tidak bersifat mendesak, seperti lampu PJU yang mati, pemerintah desa dapat mengajukan laporan secara tertulis melalui surat resmi.
Ia berharap partisipasi masyarakat dan pemerintah desa dapat mempercepat pendataan serta penanganan gangguan PJU. Dengan demikian, keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan di Kabupaten Ciamis tetap terjaga, terutama saat menghadapi musim penghujan dan potensi cuaca ekstrem. (Dods)
Baca Juga Pelantikan Kadus Palasari Berlangsung Khidmat, Abdul Hadi Harapkan Kinerja dan Pengabdian Terbaik
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang