Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com,- Tuniati (40) Salah seorang warga kampung Sangegeng RT 04/06 Desa Mangunreja Kecamatan Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya dinyatakan positif Covid-19 setelah pihak keluarga beserta yang bersangkutan menerima hasil Swab dari pihak puskesmas Mangunreja.
Awalnya pasien mengalami hilangnya aroma penciuman dan sakit di tenggorokan selama beberapa hari dan pihak keluarga berinisiatif memeriksakan Tuniati ke puskesmas dan melakukan swab dan hasilnya yang bersangkutan positif Covid-19 sehingga pihak puskesmas segera mengisolasi pasien ke gedung wisma haji. Minggu (06/12/2020).
Saepul Darma selaku Suami menjelaskan kalau istrinya sebelum dinyatakan positif tidak pernah bepergian ke luar kota, istrinya setiap pagi pergi kepasar singaparna untuk berbelanja kebutuhan bahan makanan untuk dimasak karena sehari-hari berjualan nasi + lauk (warung nasi). Jelasnya.
“Tepatnya pada hari Sabtu 06 Desember 2020 saya mendapat kabar dari pihak puskesmas bahwa hasil swab istri saya positif, terus terang saya merasa shock. sebetulnya seluruh anggota keluarga saya harus di swab namun karena. Alat swab di puskesmas mangunreja kurang memadai jadi nanti hari senin yang di swab hanya saya sendiri dan keluarga yang lain menyusul”. ungkap Saepul Darma.
Menurut Hendra dari pihak puskesmas Mangunreja membenarkan adanya Warga yang positif Covid-19 dan sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga pasien supaya mereka mengizinkan untuk di isolasi mandiri. sementara untuk keluarganya supaya bisa mengisolasi diri dirumah sambil menunggu pmeriksaan sekaligus dilakukan swab. imbuhnya.

Sementara Yusep solihudin selaku kepala Desa mangunreja yang mendapat laporan dari Stapnya langsung sigap mengumpulkan para kadus dan ketua RT siaga untuk membahas permasalahan yang menimpa seorang warganya. Kepada para ketua Rt Yusep menghimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terkait covid-19 apalagi beberapa hari ke depan akan dilaksanakan pilkada. Ungkapnya
“Sudah di pastikan mereka yang sedang berada di luar kota akan pulang kampung untuk melaksanakan pencoblosan, untuk itu para rt harus lebih inten dalam melaksanakan tugas selaku Rt siaga serta harus terus bersinergi dengan pemerintahan Desa dalam melawan covid-19 karena belum reda jadi tetap pakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan, intinya laksanakan protokol kesehatan”. Tegas Yusep.
Dari pihak kecamatan yang di wakili Kasi trantib menerangkan bahwa protokol kesehatan itu adalah wajib, itu semua demi kesehatan dan keselamatan kita agar terhindar dari virus covid-19 maka dari itu jauhi kerumunan dan selalu berkoordinasi dengan RT siaga. Ujarnya.***Yos Muhyar
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang