Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.
Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com
Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Berawal dari hobi, Atun Hasanah (40) pemilik Dhifa Anggrek sukses menjadi petani tanaman anggrek di Dusun Cibingbin, Desa Rajadesa, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis.Minggu (10/01/21)
Dari hobi yang bisa menghasilkan, petani sekaligus Ibu rumah tangga, Atun Hasanah tergerak untuk mengembangkan usaha budidaya tanaman anggrek di halaman rumahnya.

Hal itu dilakukan sejak tahun 2018, saat itu dengan modal yang bertahap menyisihkan dari hasil penjualan. Atun Hasanah memanfaatkan pekarangan rumahnya dengan membuat saung untuk pembudidayaan anggrek.
Ketika analisaglobal.com langsung menemui Atun Hasanah mengatakan, usaha budidaya tanaman anggrek miliknya dibantu oleh suaminya yang bernama Dani Alinurdin ( 46 ).
Atun Hasanah dan Dani Alinurdin ( suami ) mempelajari budidaya anggrek secara otodidak dengan berbekal kesukaannya yaitu merawat tanaman. Ucapnya
Selama budidaya Atun Hasanah sudah mengalami sejumlah kegagalan percobaan hingga ratusan kali. Atun Hasanah tidak menyerah. Ia mencoba berkonsultasi dengan teman – temannya secara langsung dan mulai membaca referensi budidaya tanaman anggrek.
“Untuk sekarang media tanam yang di gunakan semakin bervariasi, diantaranya arang, mossy forest, dan batang kayu.” Ujarnya
Atun Hasanah juga menuturkan, selain hobi menekuni tanaman anggrek bukan karena alasan. Dengan menekuni budidaya tanaman anggrek sangat menjanjikan, karena fluktuasi harga dari tahun ke tahun dipasaran selalu stabil. tuturnya
Beberapa jenis anggrek yang Atun Hasanah budidayakan diantaranya, Anggrek Bulan, Dendrobium, Catlea, Grama, Oncibium, Vanda, Retusha, dan ada pula spesies khusus contohnya Dendrokriting, Nakhla, dan Dendroremaja.

Dalam sebulan Atun Hasanah bisa meraup puluhan juta rupiah, sekarang penjualannya masih menerapkan jualan online dan pengunjung yang datang ke tempat. Beberapa daerah yang sering banyak konsumen diantaranya Ciamis, Tasikmalaya, Kuningan, Bandung, Pangandaran, Balikpapan, Sulawesi, dan Bali.
Atun Hasanah mengharapakan dengan mimpinya, agar siapapun yang punya anggrek hasil di beli darinya supaya di rawat sampai berbunga yang indah. “Itulah salah satu kepuasan saya”. harapnya ***Goez/A.Yayat H
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang