Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.
Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com
Pangandaran, analisaglobal.com — Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial adalah bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di e-Warong KUBE PKH / pedagang bahan pangan yang bekerjasama dengan Bank HIMBARA. Bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran.
Pada awal tahun 2021 sudah mulai salurkan oleh pendamping PKH untuk wilayah Kabupaten Pangandaran bantuan yang lainnya pun akan segera di salurkan atau di distribusikan juga seperti bantuan sembako yang berkelanjutan setelah PKH sudah terlebih dahulu.
Ade Rahmat Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) pendamping di Kecamatan Padaherang mengatakan,” sebagai penyaluran sembako di tingkat kecamatan Padaherang, untuk hari ini yang akan di salurkan sembako kepada penerima manfaat.” Katanya Minggu (10/01/21)
Lanjut Ade Rahmat “TKSK mempunyai kewajiban untuk mendata jumlah KPM dan dilaporkan ke Dinas Sosial Kabupaten Pangandaran dari situh terus ke kementrian sosial pusat,
Bantuan sembako dari Kementrian Sosial ini bekerja sama dengan Himpunan Bank Negara (HIMBARA) untuk di Kabupaten Pangandaran dan Bank BRI sebagai bank yang ditunjuk.
TKSK bekerja sendiri dalam pendataan yang dibantu dalam penyaluran sembako oleh agen yang telah sepakat di tunjuk sebagai agen penyalur, untuk kecamatan Padaherang ada 22 agen penyalur sembako dan per agen rasio maks 240 (KPM) keluarga penerima manfaat.” jelasnya .
Sambung Ade Rahmat Mulai tahun 2021 ini Top Up KPM, untuk pengisian ATM KPM dengan alur dari Himbara sekitar tanggal 07 terus ke pendamping dilanjutkan ke agen – agen kemungkin tanggal 10 dihari Minggu tetap akan disalurkan Karena tidak terikat jam kerja dan jumlah penerima manfaat dibulan Januari sebanyak 4391 KPM untuk Kecamatan Padaherang.” Paparnya.
Kendala yang ada di bantuan sembako ini yaitu saldo kosong secara tiba- tiba dikarenakan pengurangan kuota atau data tidak valid dan juga nama ganda atau KPM mendapatkan double bantuan dan Kartu ATM yang rusak itu adalah kendala teknis di lapangan.” Ungkap Ade Rahmat
Harapan kami sebagai pendamping TKSK Kecamatan perbaiki data yang lebih akurat untuk validasi data oleh pemerintah daerah segera di lakukan.” Pungkasnya.***A. Baron
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang