Ketua Gugus Tugas Ungkap Kasus Covid-19 Di Kecamatan Kalipucang Pangandaran Meningkat

Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.

Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com

Pangandaran, analisaglobal.com — Pernyataan ketua satuan gugus tugas kecamatan, Kasus Covid-19 diawal tahun 2021 di Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran semakin meningkat dan ketua satuan gugus tugas pun membenarkan bahwa masyarakat Kalipucang ada yang terpapar reaktif Covid-19. Rabu (13/01/2021)

Ketua satuan gugus tugas Covid-19 kecamatan Kalipucang Nana Sukarna mengatakan “Memang ada peningkatan dengan jumlah kasus Covid-19 di Kecamatan Kalipucang.” Ungkap Nana saat di temui di kantornya di jalan raya pangandaran no. 456 Kalipucang , Pangandaran”.

“Pada hari Selasa kemarin (12/01/21) ada 17 orang dan sampai hari Rabu (13/01/2021) bertambah menjadi 19 orang yang terpapar reaktif Covid-19.” Jelas Nama Sukarna

Masih menurut Nana “Ada beberapa Desa se-Kecamatan Kalipucang di antaranya, Desa Cibuluh 3 orang, Pamotan 3 orang, Bagolo 1 orang, Kalipucang 6 orang dan Desa Putrapinggan 6 orang” tuturnya

Nana juga menambahkan, yang 15 orang sedang menjalani isolasi mandiri, 2 orang isolasi mandiri di luar Kabupaten Pangandaran dan yang 2 orang lagi dalam masa perawatan di RSUD Pandega Pangandaran. Imbuhnya

“Saya menghimbau untuk Masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan selalu Memakai Masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan dengan sabun.” Harapnya.

Apabila ada warga yang datang dari luar kota di sarankan agar di Swab terlebih dahulu, dan melapor ke RT atau pun RW setempat hindari berpergian ke luar Kota, lebih baik kita menjaga dari pada mengobati.” Tegas Nana***A Baron

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!