Peternakan Domba Garut Milik Asep di Cipanas Cianjur Hasilkan Kualitas Domba Garut Terbaik

Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.

Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com

Kota Cipanas Cianjur, analisaglobal.com — Domba Garut memiliki ciri khas yang spesifikasi nya berbeda dari domba biasa. Asep Gareng, salah satu peternak yang cukup berhasil dan dibilang sukses dari Domba Garut peliharaannya. Lokasi peternakannya tepat berada di kaki gunung Gede, Cipanas Cianjur.

Sekilas sejarah Domba Garut, Asep Gareng menceritakan sebetulnya Domba ini adalah jenis domba asli Indonesia namun sejak zaman kolonial Belanda, domba menjadi salah satu cendera mata yang diberikan kepada Bupati Garut di daerah Limbangan. Ucapnya Sabtu (27/02/21)

“Kala itu, jenis domba yang diberikannya adalah jenis domba morino. Lalu dikembangkanlah dengan cara dikawinkan antara jenis domba morino dengan jenis domba lokal sehingga dari hasil perkawinan tersebut terbentuklah domba yang memiliki tanduk simetris dan bertubuh besar. Dan pada zaman dulu pula, sering dipakai hiburan saat panen raya yang namanya adu domba. Tapi saat ini nama hiburan adu domba di rubah menjadi seni ketangkasan dengan kriteria – kriteria khusus yang dinilai untuk masuk dalam laga seni ketangkasan domba.” Jelas Asep Gareng kepada analisaglobal.com

Usaha ternak Domba garut milik Asep ini memiliki 70 ekor domba Garut peliharaannya, dengan luas kandang 200 m² berlokasi di Dusun Ciguntur, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kota Cipanas. Asep sendiri memiliki padepokan bernama “Padepokan Ciguntur Mandiri” dan dirinya memelihara domba Garut dengan perlakuan khusus untuk menghasilkan kualitas domba Garut terbaik.

Domba Garut milik Asep pun pernah mengikuti kontes seni ketangkasan domba Garut piala presiden tahun 2018 dan 2019, namun untuk tahun 2020 di hentikan sementara karena situasi dunia dilanda pandemi Covid-19.

Menurut Asep, kriteria yang dinilai dalam seni ketangkasan domba mencakup 5 kriteria, diantaranya : postur tubuh, kesehatan, kerapihan, bentuk tanduk, dan mental dalam ketangkasan. Namun untuk saat ini nama laga berubah menjadi liga ketangkasan domba Garut yang terdiri dari beberapa kelas yaitu kelas C dengan bobot dibawah 65 kg, kelas B bobot domba 66 kg – 75 kg, dan kelas A di atas bobot 76 kg. terangnya

“Dengan seringnya mengikuti kontes skala nasional, maka harga domba Garut miliknya memiliki nilai jual yang tinggi dan dapat menurunkan keturunan yang berkualitas”. Imbuhnya

Sementara itu, Asep juga mengatakan untuk domba Garut yang pernah menjadi juara nasional memiliki kriteria khusus dengan memiliki jam terbang tinggi sering mengikuti kontes dan termasuk domba dengan nilai terbaik di kelasnya. Serta dalam kontes ketangkasan domba Garut selalu di iringi dengan kesenian pencak silat atau kesenian jaipongan yang masih termasuk kesenian dari Jawa Barat. Pungkasnya.

Bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi dan menjalin kemitraan tentang peternakan domba Garut, apalagi untuk wilayah Cianjur dan sekitarnya, silahkan menghubungi ke nomor 0838 1738 5553. ***UBH

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!