Akibat Diguyur Hujan Dengan Intensitas Tinggi
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru tahun 2022, tentunya seluruh sekolah semua tingkatan saat ini sedang dalam tahap berbenah, dimulai dari fasilitas sekolah maupun hal-hal teknis lainya yang menunjang kelancaran saat nanti kegiatan belajar dimulai, tetapi tidak dengan SDN 1 Puspahiang yang ambruk.
Ambruknya bangunan sekolah yang diakibatkan Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan dengan intensitas tinggi mengakibatkan 2 bangunan sekolah ruang kelas baru ambruk/runtuh, dan ini menjadikan kendala kegiatan belajar bagi siswa, bangunan sekolah yang ambruk merupakan satu ruangan belajar siswa dan ruang guru yang terjadi pada hari Kamis (14/07/22), sekitar pukul 24.00 WIB atau malam hari.
2 Ruangan Kelas Milik SDN 1 Puspahiang Ambruk
Undang, S.Pd selaku kepala sekolah SDN 1 Puspahiang saat di konfirmasi terkait hal tersebut membenarkan, bahwa dua ruangan di sekolahnya ambruk akibat di guyur hujan yang sangat deras, saya mendapat kabar dari komite dan warga yang berada disekitar lokasi sekolah. Ucapnya.
“Kejadian ambruknya ruang kelas sudah dilaporkan, baik ke BPBD melalui kecamatan dan dinas pendidikan.” Jelas Undang.
Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia
Undang menambahkan, pihaknya akan bermusyawarah dengan para guru dan komite untuk mencari solusi terkait tempat atau ruangan yang akan digunakan saat kegiatan, saya berharap pemerintah secepatnya menangani permasalahan yang menimpa SDN 1 Puspahiang. Tambahnya.
Sementara itu menurut salah seorang warga di sekitar sekolah menuturkan, beruntung kejadian ambruknya ruang kelas pada malam hari, jadi tidak ada korban, kami berharap sekolah pada saat tahun ajaran baru dimulai, kegiatan di sekolah akan tetap berjalan dan tidak ada kendala. Tuturnya*** Yos Muhyar
Baca Juga DPUTRPPLH Kab. Tasikmalaya Bersama Warga Desa Linggajati Bersihkan Sampah di Bahu Jalan Cisinga
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang