Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.
Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Sekira Pukul 01.00 Wib telah terjadi banjir yang diakibatkan dari hujan yang terus menerus mulai pukul 15.00 wib sampai dengan pukul 20.00 wib dan air kiriman dari wilayah Ciawi, Kadipaten dan Pagerageung barat melalui sungai Cikidang juga air kiriman dari daerah Pagerageung timur dan Warudoyong melalui Sungai Citanduy. Kamis (14/01/21).

Menurut Informasi yang dihimpun dari Danramil 1206 Pagerageung Kapten Inf Heri Safari menuturkan, Dimana kedua sungai besar tersebut bertemu di sekitar wilayah desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik, sehingga air dari kedua sungai tersebut menjadi tidak lancar dan lama kelamaan meluber yang pada akhirnya merendam pemukiman penduduk di dua kampung yaitu kampung Bojong Soban dan Kampung Hegarsari dengan kedalaman bervariasi antara 30 cm sampai dengan 50 cm. tuturnya
“Jalan Desa Tanjungsari tidak bisa di lalui kendaran roda dua maupun roda 4 dan sawah seluas 43 Ha, di kampung Hegarsari, kampung Bojong soban terendam air dengan ketinggian rata rata 30cm s/d 50 Cm di desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik.” Jelas Danramil
Danramil juga mengungkapkan, tim sudah merencanakan dan menyiapkan tempat evakuasi pengungsian apabila air semakin meningkat serta menghimbau kepada warga agar tetap waspada apabila air semakin naik maka segera menuju ke tempat pengungsian. Ungkapnya.

“Adapun Kerugian dari bencana banjir ini, untuk kerugian korban jiwa/ Personil Nihil dan untuk kerugian Materil diantaranya :
1.Rumah warga di 2 kedusunan terendam air dengan ketinggian 30 s/d 50 cm
2. Jalan Desa penghubung antar wilayah terendam air dan tidak bisa di lalui kendaran roda 2 maupun roda 4
3.Sawah 43 Ha dengan usia pada 2 Bulan terendam banjir.” Jelas Danramil
“Sampai saat ini kondisi warga masih dalam keadaan aman dan lokasi perkampungan yang terkena dampak banjir dalam pemantauan”. Tandasnya***UWA
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang