Akibat Longsor
Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi pada minggu malam (11/9/) kemarin, mengakibatkan tebing sungai Cipalih setinggi ±5 meter longsor.
Adapun lokasi longsor tersebut berdekatan dengan Tower BTS (Base Transceiver Station) pengantar signal 4G dari salah satu provider yang berada di Dusun Warungkulon Desa Imbanagara terancam roboh yang mana jaraknya Tower dengan sungai kini tinggal 2,5 – 3 meter dari lokasi longsor.
Adapun dari aturan penetapan garis sempadan sungai tidak bertanggul didalam kawasan perkotaan didasari pada kriteria sungai yang mempunyai kedalaman tidak lebih dari 3 meter dari garis sempadan yang ditetapkan sekurang-kurangnya 10 meter.
Tower BTS Yang Berada Di Sempadan Sungai Terancam Roboh
Selanjutnya, sungai yang mempunyai kedalaman lebih dari 3 meter sampai 20 meter dari sempadan sungai dan ditetapkan sekurang kurangnya 15 meter dihitung dari tepi sungai pada waktu ditetapkan.
Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia
Agus Taufik Kabid Tata Ruang PUPRP Ciamis menuturkan, terkait jarak antara tower dengan bibir sungai atau sempadan sungai itu tergantung misalnya di kawasan lindung dan juga kawasan persawahan.
“Untuk Ijin sendiri bukan di Bidang Kita, Kalau menurut Bidang Tata ruang sendiri itu boleh “.
Untuk Bidang Tata Ruang sendiri hanya mengatur bland spot area dan untuk Site plan sendiri itu ada di Diskominfo. Tandasnya.
Sampai berita ini diterbitkan belum ada tindakan untuk pembersihan material longsoran hingga menutup aliran sungai Cipalih yang di khawatirkan apabila terjadi hujan deras pohon tersebut akan menghambat aliran air dan mengakibatkan banjir dan longsor kembali. (Dods)
Baca Juga Pemdes Kamulyan Kecamatan Manonjaya Salurkan BLT Subsidi BBM Dan BPNT Untuk 814 KPM
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang