Anggota DPRD Kab. Tasikmalaya, H. Dedi Kurniawan Gelar Reses Masa Persidangan II Tahun 2020 – 2021

Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.

Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) H. Dedi Kurniawan, S.T, M.M, kembali melaksanakan reses masa persidangan II Tahun 2020/2021 dapil daerah pemilihan dapil II yang dilaksanakan di Kp.Cikeleng Pesantren Arriyadh RT 18 RW 04 desa Arjasari Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya. Jumat (26/02/2021)

Kegiatan reses tersebut dihadiri pula oleh pihak Desa, kecamatan Leuwisari, para tokoh agama, dan tokoh masyarakat serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam pemaparannya H. Dedi Kurniawan menyampaikan kegiatan reses merupakan hal penting untuk menyapa warga masyarakat dan menampung aspirasi, dengan harapan masyarakat bisa mengoptimalisasi potensi yang ada di wilayahnya yang sering sekali kesulitan tidak ada pembelaan pemerintah dan kurangnya tutor mentor sehingga setiap program yang ada sering kali tidak berkelanjutan. paparnya

“Sehingga untuk arah kedepannya di setiap wilayah atau desa harus ada per jenis komunitas dan harus ada kegiatan rutin yang dilaksanakan bisa mendatangkan tutor atau mentor baik dari dinas maupun dari pakar, ataupun dari universitas, kalau ini terjadi desa itu akan cepat berkembang.” Jelasnya

Lanjut H. Dedi menambahkan, Karena ada semangat, ada motivasi, ada PR yang harus dikembangkan, dan masyarakat akan menyuguhkan apa yang harus di kembangkan untuk kedepannya supaya bisa mendatangkan investor investor. Imbuhnya

“Dengan harapan gelar reses hari ini ada keterbukaan, supaya ada motivasi untuk kemajuan potensi – potensi yang ada, apalagi di desa arjasari dan kecamatan Leuwisari khususnya sudah ada budidaya magot kingdom, Mina Padi yang sudah berskala nasional tinggal di optimalisasikan, akan menjembatani memfasilitasi untuk mendatangkan ahli – ahlinya termasuk masalah investasi yang bisa diajak kerjasama selain bantuan bantuan yang sudah ada.” Pungkasnya***Day

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!