Angkutan Lebaran, ASDP Layani 4,93 Juta Penumpang Dan 1,18 Juta Kendaraan di 13 Lintasan Pantauan

“Adanya informasi yang menyampaikan bahwa Aplikasi Ferizy sering mengalami gangguan, saat ini dapat kami sampaikan bahwa aplikasi berjalan secara normal. Pada periode Angkutan Lebaran kemarin, terdapat 1 (satu) kali kejadian menonjol dimana pada tanggal 28 April 2022 terjadi perlambatan kinerja sistem pemesanan Tiket Online Ferizy. Hal tersebut terjadi karena adanya lonjakan jumlah akses pada Aplikasi Ferizy mencapai diatas 10x lipat lebih besar dari beban normal,” tutur Shelvy.

Namun, kala itu ASDP bersama Mitra Pengembang, PT Telkom segera melakukan penanganan atau tindakan perbaikan pada kesempatan pertama. Selain itu, dari sisi operasional juga secara langsung menggunakan prosedur contingency plan sehingga aktivitas operasional dan pelayanan pelabuhan penyeberangan tetap dapat berjalan.

Bahkan, selama pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2022 (1443 H), ASDP bersama-sama dengan Mitra Pengembang telah melakukan mitigasi potensi gangguan dengan penguatan kapasitas infrastruktur sistem Ferizy sehingga sistem mampu menangani beban hingga 5x lipat lebih besar dari beban normal; dan peningkatan kemampuan monitoring sistem dan kecepatan penanganan masalah dengan penambahan 45 orang technical support.

“Kami mengimbau, apabila pengguna jasa menemukan kendala atau gangguan saat menggunakan Aplikasi Ferizy dapat segera menghubungi Contact Center ASDP untuk menyampaikan kendala atau gangguan dimaksud agar dapat ditindaklanjuti dengan segera oleh Tim Support Monitoring E-Ticketing System yang bertugas jaga selama 24/7,” ujarnya.

Shelvy menambahkan, ASDP menerapkan pengaturan arus kendaraan masuk pelabuhan melalui kebijakan Port Capacity Management (PCM) yang terintegrasi dengan sistem pertiketan digital Ferizy. PCM membantu menyeimbangkan antara supply (kapasitas kapal) dan demand (arus penumpang) yang dapat mengantisipasi antrian panjang.

ASDP selalu mendorong pengguna jasa agar melakukan reservasi tiket online jauh hari sebelum melakukan perjalanan. Hal ini untuk mengatur pergerakan kendaraan yang masuk ke dalam pelabuhan di setiap jam merata dan terkendali sesuai dengan kapasitas terpasang (supply) dan alokasi zonasi area siap muat yang tersedia.

“Karena itu, kami senantiasa meminta seluruh pengguna jasa agar dapat merencanakan perjalanannya dengan baik, melakukan reservasi tiket secara mandiri jauh hari sebelum perjalanan melalui Web Reservation atau Mobile Apps Ferizy. Pastikan Anda telah bertiket sebelum tiba di pelabuhan dimana pemesanan tiket dapat dilakukan mulai H-60 s/d 1 jam sebelum jadwal masuk pelabuhan, dan proses check in di pelabuhan dapat dilakukan mulai 2 jam sebelum jadwal yang Anda pilih,” tutur Shelvy menandaskan.***Edimirza

CORPORATE SECRETARY PT ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO)

Baca Juga ASDP Pelabuhan Bakauheni Bangun Kebun Buah Edukasi Bersama BPDAS-WSS Lampung Selatan

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *