Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com – Ketidakhadiran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya dalam agenda audiensi bersama Forum Tasikmalaya Bersatu (Fortabes) menuai sorotan. Forum tersebut menilai absennya pimpinan dinas tanpa penjelasan yang jelas mencerminkan minimnya komitmen terhadap transparansi dan keterbukaan informasi publik. Kamis (12/02/2026).
Ketua Fortabes, Ryan Nurfalah, mengungkapkan bahwa audiensi yang telah dijadwalkan sebelumnya merupakan ruang dialog strategis antara masyarakat dan pemerintah daerah untuk membahas sejumlah persoalan pendidikan yang tengah menjadi perhatian publik. Namun, agenda tersebut tidak dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan selaku pemegang kebijakan utama.
“Kami hadir membawa aspirasi masyarakat terkait sejumlah isu krusial di sektor pendidikan. Ketika pejabat yang memiliki kewenangan tidak hadir tanpa penjelasan memadai, tentu hal ini mengecewakan dan mencederai semangat partisipasi publik,” ujar Ryan.
Baca Juga Jalan Rusak di Bojong Goong Kembali Makan Korban, Anak Kecil Dilarikan ke RSUD Ciamis
Menurutnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai institusi yang bertanggung jawab atas tata kelola pendidikan di daerah seharusnya menunjukkan sikap terbuka, responsif, serta siap berdialog terhadap berbagai kritik dan masukan. Terlebih, isu yang hendak dibahas dalam audiensi tersebut menyangkut transparansi anggaran, kebijakan pendidikan, serta sejumlah program yang dinilai perlu kejelasan kepada masyarakat.
Fortabes menilai, ketidakhadiran pimpinan dinas dalam forum resmi seperti audiensi berpotensi memperkuat persepsi publik tentang lemahnya akuntabilitas birokrasi di lingkungan pemerintah daerah. Mereka pun mendesak agar pihak dinas segera memberikan klarifikasi resmi sekaligus menjadwalkan ulang pertemuan dalam waktu dekat.
“Dialog harus menjadi prioritas dalam tata kelola pemerintahan yang baik. Kami berharap ini bukan cerminan dari pola komunikasi pemerintah daerah yang menghindari ruang diskusi publik,” tegas Ryan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya terkait alasan ketidakhadirannya dalam agenda audiensi tersebut. (Wn-Mr)
Baca Juga Bupati Herdiat Tegaskan Larangan Pemotongan Bansos dalam Penutupan Pembinaan Pemerintahan Desa 2026
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang