Berawal Dari Jualan Kue “Brownies Amalia”, Kini Amas Mengabdikan Diri Menjadi Kepala Desa

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Meniti karir dengan berusaha diluar kota secara wiraswasta menjadi hal yang sudah biasa bagi kepala Desa Tanjungsari kecamatan Sukaresik kabupaten Tasikmalaya yaitu Amas. Pasang surutnya usaha yang digeluti hingga mengalami kebangkrutan pernah Amas alami bersama sang istri Lia Amalia.

Kepala Desa Tanjungsari Amas menuturkan, sebelum dirinya menjadi kepala desa dirinya memang berada diluar kota yaitu di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) bahkan ke luar pulau jawa yaitu di Daerah Istimewa Aceh tepatnya di Aceh Besar. Semenjak menikah memang saya dulu sempat menggeluti usaha yaitu dalam dunia kredit. Karena kan kalau dari Tasikmalaya itu identik dengan usaha kredit. tuturnya. Jumat (28/01/2022).

“Menggeluti usaha kredit lumayan bertahan lama waktu itu, hanya saja saya waktu di Tangerang mengalami kebangkrutan dan waktu itu pulang kampung, lumayan waktu itu saya menganggur tidak ada pekerjaan.” Jelasnya

Lanjut Amas mengungkapkan, pulangnya saya ke kampung halaman tidak membuat putus asa, disitu saya ikut bekerja di pabrik kue, dari mulai bikin adonan sampai menjajakan ke warung – warung, dari pengalaman tersebut saya memberanikan diri untuk mandiri bersama istri mencoba membuat brownies dengan kemasan menarik. Ungkapnya

“Dengan modal Rp.200.000 (Dua Ratus Ribu Rupiah) pada tahun 1992 waktu itu, kami mulai merintis kue Brownies dengan diberi nama ” Brownies Amalia” dan dijajakan ke warung – warung.” Ujarnya

Masih Kata Amas, semenjak itu lah sampai sekarang alhamdulillah usaha kue Brownies Amalia masih berjalan, tetapi sekarang hanya di Aceh saja juga pabriknya di Aceh sana, dan sekarang dijalankan oleh adik ipar dengan memiliki ±10 orang Sales. Katanya

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *