Kabupaten ciamis, analisaglobal.com — Pertumbuhan Industri rumahan di wilayah kabupaten Ciamis terus berkembang, dengan melibatkan warga sekitar dalam pengerjaannya menjadikan pemberdayaan yang sangat positif dalam meningkatkan ekonomi warga sekitar, salah satunya produksi dalam rangka mengolah bahan baku singkong sehingga menjadi kuliner sajian dengan berbagai rasa.
H. Dede Hidayat (H. Dude), (44) selaku pemilik pabrik makanan Kripik Kaca (Kripca) dengan brand Gunung Nanjung (GN) yang beralamat di RT 07/03 dusun Bangsal desa Darmaraja kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis, yang memproduksi kripca (kripik kaca) memulai usaha sejak tahun 2018 dengan modal singkong 100 Kg atau dengan diuangkan sekitar Rp. 150.000.
Setelah produksinya makin meningkat H. Dude tidak membuat kripca dari awal produksi ia mempersilahkan warga sekitar untuk membuat kripca yang proses nya dari awal sebagai wujud kepedulian H. Dude kepada masyarakat sekitar untuk menambah income/pendapatan.

Ketika analisaglobal.com secara khusus berkunjung ke rumah produksi, H. Dude mengatakan bahwa untuk sekarang sudah memproduksi olahan kripik kaca sekitar 5 kuintal (500 kg), adapun rasa yang di persembahkan ada rasa original, rasa cabe hijau, cabe merah, rasa balado jeruk, rasa rumput laut. Ucapnya Selasa (15/12/20).
Dengan banyaknya produksi saat ini” Untuk karyawan yang bekerja alhamdulillah sekitar 20 karyawan yang di bagi 2 shift.” Ujar H. Dude
Lanjut H. Dude menuturkan, untuk hasil dari olahan yang diproduksi kami pasarkan sendiri dengan Sales dari pihak perusahaan, untuk pemasaran kami sudah dipasarkan ke daerah di antaranya Bandung, Bekasi, Jakarta Bogor, Jawa Tengah bahkan alhamdulillah sampai ke luar negeri yaitu Malaysia. tuturnya
” Semakin berkembangnya Kripca ini, kami sangat mengharapkan ada kepedulian dari instansi terkait dalam menambah permodalan untuk mensuport produksi, sehingga lebih meningkat serta masyarakat setempat bisa bertambah dalam tambahan Income nya.” Pungkas H. Dude***Goez/A. Yayat Hidayat
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang