BLT Rp. 200 Ribu Bagi Ibu Rumah Tangga Akan Segera Digulirkan

Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.

Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com

Jakarta, analisaglobal.com — Sudah berjalannya program bantuan bagi masyarakat di indonesia yang terdampak Covid-19, kali ini Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan yaitu program Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan digulirkan bagi ibu rumah tangga melalui program perlindungan perempuan terdampak Pandemi.

Dikutip dari sindonews.com dan okezone.com, Program tersebut masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp. 200 ribu/ keluarga. “Kita siapkan program PKH untuk para ibu – ibu karena terkena dampak Pandemi Covid-19,” Jelas Sri Mulyani

Sri Mulyani menilai, kekerasan dalam rumah tangga efek Covid-19 wajib diwaspadai. Pasalnya, pandemi Covid-19 secara tidak langsung menyerang kesehatan mental. Ucapnya

“Ini harus di waspadai, jadi bukan hanya kualitas uang yang berdampak efek Covid-19 saja tapi dari sisi mental dan kesehatan masyarakat harus kita waspadai,” ujarnya, Selasa (05/01/2020).

Oleh karena itu, Kementerian Keuangan menyiapkan program bantuan langsung tunai (BLT) kepada ibu rumah tangga untuk menekan tingkat kekerasan rumah tangga. Tujuan pemberian bantuan tersebut agar dapur rumah tangga tetap ngebul.

“Kita siapkan anggaran, tapi nanti ibu rumah tangga yang menerima untuk mengatasi kebutuhan dapur. Jadi PKH ini memang ditujukan untuk perempuan,” ungkapnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menerangkan, program PKH telah digulirkan sejak tahun lalu sebagai upaya pemerintah melaksanakan program perlindungan sosial akibat terdampak Pandemi corona. terangnya

“Adapun alokasi anggaran program PKH tahun ini sebesar Rp110,2 triliun masuk dalam program pemulihan ekonomi. Sementara BLT akan disalurkan setiap keluarga penerima manfaat sebesar Rp. 200 ribu melalui mekanisme kartu sembako. Di samping program PKH, pemerintah juga melanjutkan program kartu prakerja yang sudah dijalankan sejak tahun lalu dengan alokasi anggaran mencapai sebesar Rp 10 triliun.” tuturnya

Tidak hanya program perlindungan sosial lainnya juga digulirkan seperti BLT Dana Desa serta dukungan bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan alokasi anggaran mencapai Rp72 triliun tahun ini

Tidak berhenti di situ, pemerintah juga memutuskan memperpanjang pemberian subsidi listrik. Rencananya pemberian subsidi listrik tahap pertama dibagikan kepada golongan pelanggan 450 VA dan 900 VA hingga Maret 2021.***Red

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!