Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, Lantik Eselon II di Lingkungan Pemkab Tasikmalaya.

Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com
Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto melantik Sembilan Eselon II di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya pada Kamis (28 April 2022) di pendopo baru di Kabupaten Tasikmalaya.

Usai acara, Bupati Tasikmalaya mengatakan penilaian sebenarnya diserahkan sepenuhnya kepada Universitas dan Mabes Polri. Fokusnya dimulai dengan integritas, kompetensi, kepribadian, dan lainnya.

“Setelah kami terima di Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan), kami proses dan negosiasikan dengan KASN, kira-kira begitu,” ujarnya.

“Dari KASN, kemudian keluar Senin, 25/4 kami terima dari KASN, lalu kemarin kami ada acara hari ini dan pelantikan dilangsungkan hari ini”, tambah Bupati Tasikmalaya.

baca juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia

Bupati menjelaskan, dari sembilan nama yang dilantik, beberapa penilaian dimulai hari ini, antara lain 2 orang staf ahli, Kepala Dinas Perhubungan, Badan Pemberdayaan, PUPR, Sekwan dan BPBD. Di seluruh Indonesia, prosesnya adalah “merit system” yang sama.

Lantik Eselon II di Lingkungan Pemkab Tasikmalaya

“Semuanya melalui proses yang sama, melibatkan unsur asesor yang sama, dalam hal ini dari UNPAD dan Mabes Polri. Jadi prosesnya sama,” jelasnya.

Diterangkan Bupati, aturannya beda sekarang, kalau dulu evaluasi kebijakan ada di Baperjakat, tapi sekarang semua orang terbuka dan minimal ada 3 peserta dalam open bidding. Jika ada kurang dari 3 peserta dalam open bidding, semuanya akan “gugur”.

“Kami juga gagal, karena pesertanya hanya 2 orang dan pesertanya tidak ada, kalau saya ingat betul dari kota Tasik”, terangnya.

Mengenai persyaratan peserta, Bupati menjelaskan tidak ada persyaratan khusus untuk SKPD dan semua persyaratan bersifat umum kecuali inspektorat. Karena Inspektorat harus menjadi Pansel khusus yang disetujui Menteri Dalam Negeri, itu saja, tidak ada yang lain. Dari tiga yang dinilai dari satu, dua atau tiga dari tiga. Baperjakat, kalau saya cenderung nomor satu.

“Alhamdulillah nomor satu ini semua berdasarkan rekomendasi KASN. Ada poin kumulatif, karena disini dari seleksi panitia, persyaratan administrasi, kemudian penilaian masalah kepribadian, kualifikasi, dan lain – lain. Itu dua Sampai di Mabes Polri , jadi semua akumulasi dan jumlahnya sudah jelas,” tutupnya. ***Dede P

baca juga Pemdes Tanjungsari Sukaresik Salurkan BLT-DD Tahun 2022

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!