Dadan : Selain Halal Bihalal Dan Anniversary Ke-5 DPC Brigez Padakembang
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com – Ormas Brigez kabupaten Tasikmalaya Adakan kegiatan halal bihalal sekaligus Anniversary DPC Padakembang yang ke-5 Tahun dan juga meresmikan Ketua DPC dari 17 Kecamatan yang berada di wilayah kabupaten Tasikmalaya.
Hadir dalam acara tersebut, Perwakilan dari Polres Tasikmalaya, Kapolsek, Danramil, DPD Brigez Indonesia, ketua KNPI dan tamu undangan yang lainnya, acara tersebut bertempat di Cafe Sawarga, Desa Ciawang, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya. Minggu (12/06/2022).
17 DPC Resmi Mendapat SK
Usai acara, Ketua Brigez Kabupaten Tasikmalaya Dadan Jaenudin mengatakan, ini acara halal bihalal sekaligus Anniversary DPC Padakembang yang Ke 5 Tahun, dan ada 17 DPC yang diberikan SK baru tahun 2022-2025, seperti Cineam, Jatiwaras, Sukaraja, Cisayong, Tanjungjaya dan yang lainnya. Ucapnya.

“Awal mula dilaksanakannya acara ini terlepas dari waktu deklarasi di kepolisian tentang 4 pilar, waktu itu polres instruksi untuk semua ormas yang berasal dari kumpulan bermotor untuk menjaga kondusifitas di wilayah masing – masing.” Jelasnya.
Lanjut Dadan Jaenudin, saya berharap untuk ketua DPC yang sekarang diberi SK terbaru dari DPW, saya menginginkan yang notabenenya organisasi masyarakat adalah membantu masyarakat, bukan menakuti masyarakat, dan terus bergerak di bidang sosial. Harapnya.
Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia
“Sekarang Brigez sudah menjadi ormas, dari pertama sebelum ormas, kita OKP, terlepas dari pandangan dan penilaian masyarakat terhadap organisasi kita, nanti kita buktikan di lapangan apa yang di lakukan oleh organisasi masyarakat Brigez indonesia.” Ungkapnya.
Dadan juga menuturkan, mudah-mudahan kita dengan pemerintah tetap bersinergi untuk membina masyarakat, dan juga saya meminta kepada pemerintah agar membuka ruang untuk masalah organisasi, dan saya juga meminta kepada pembinaan pemuda baik itu KNPI atau dinas sosial untuk lebih memperhatikan jiwa-jiwa muda, baik di sekolah atau diluar sekolah,agar bisa menjaga kondusifitas.” tuturnya.
“Hal seperti ini harus ada pembinaan jangan sampai hanya sosialisasi saja, sedangkan untuk realisasi di lapangan tidak ada, bagaimana bisa menyelesaikan masalah kalau hanya dengan sosialisasi, akan tetapi realisasi di lapangan tidak ada.” Pungkasnya***Dede P
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang