Program UPLAND BIOGAS
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Kementerian Pertanian tengah menggenjot program The Development of Integrated Farming System in Upland Areas (UPLAND), hal tersebut tiada lain guna mendorong produktivitas dan perekonomian para petani di dataran tinggi dari hulu hingga hilir. Program UPLAND merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok tani. Melalui progaram UPLAND para kelompok tani diharapkan mendapatkan akses lebih baik terhadap pelatihan pertanian, bantuan teknologi, dan bimbingan untuk meningkatkan hasil pertanian mereka.
Program UPLAND juga mendukung pemasaran produk pertanian kelompok tani, menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan dan memberikan dukungan keuangan untuk investasi dalam peralatan pertanian modern. Adapun dari program UPLAND tersebut juga bertujuan untuk memperkuat keberlanjutan dan daya saing kelompok tani dalam menghadapi tantangan pertanian di era digitalisasi saat ini.
Seperti halnya Kelompok Mukti Tani 1 yang beralamat di Desa Banjarsari Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya, mendapatkan bantuan program UPLAND pada akhir tahun 2023 yang lalu dengan pagu anggaran sebesar Rp. 500 juta, dan saat ini sudah mulai berjalan, dimana dengan sudah adanya kelengkapan peralatan pertanian serta adanya 12 ekor hewan ternak sapi, dimana diharapkan dapat menghasilkan BIOGAS yang dihasilkan dari kotoran hewan ternak tersebut, serta dapat di manfaatkan nantinya oleh masyarakat.

Sudrajat selaku ketua kelompok mukti tani 1 mengungkapkan, alhamdulillah kelompok tani kami pada tahun 2023 kemarin mendapatkan bantuan program UPLAND BIOGAS, dengan anggaran sebesar Rp. 500 juta, dan alhamdulilah semuanya sudah terserap atu terealisasi sesuai RAB (Rencana Anggaran Biaya) yang sudah ditetapkan oleh pihak konsultan ataupun dari dinas dan pemerintah, ungkapnya. Kamis (18/01/2024).
Baca Juga Kapolres Tasikmalaya AKBP Bayu Catur Prabowo Pimpin Langsung Upacara HKN Tingkat Kabupaten
Kelompok Mukti Tani 1 Desa Banjarsari Berharap Dapat Bermanfaat Bagi Masyarakat

“Untuk alokasi anggaran sendiri diantaranya untuk kontruksi bangunan sesuai RAB itu sebesar Rp.140 juta dan itu sudah direalisasikan dan sudah selesai, selanjutnya untuk hewan ternak sapi sebanyak 12 ekor itu sebesar Rp.181 juta, untuk mesin-mesin BIOGAS itu sebesar Rp. 110 juta dan itu juga sudah terselesaikan, selanjutnya untuk Cator itu Rp. 35 juta dan alat-alat mesin lainnya juga itu Rp. 30 juta, jadi semuanya alhamdulillah sudah selesai dan terealisasi,” jelas Sudrajat.
Sudrajat juga menambahkan, intinya kami dari kelompok untuk semua anggaran sudah dibelanjakan sesuai dengan spek yang ada, karena kami juga didampingi langsung oleh pihak konsultan dan sesuai arahan dari konsultan, yang mana dari semua kegiatan juga kami di awasi langsung oleh pihak Dinas dan BPP juga selalu mengawasi serta mengetahui dari mulai spek sampai anggaran pembelanjaan, dan kami pun saat ini tinggal melakukan pelaporan atau LPJ, imbuhnya.
“Dengan selesainya pekerjaan ini, dimana BIOGAS juga sudah mulai di isi, mudah-mudahan kami dari kelompok mukti tani 1 bersama masayarakat di desa Banjarsari dapat memanfaatkan bantuan ini, dan juga bisa menikmati hasil GAS nya, selain itu kami juga berharap mudah-mudahan bisa bertanggungjawab atas bantuan ini, baik dari ternaknya ataupun yang lainnya, sehingga dengan adanya bantuan ini dapat memberikan dampak positif untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan para petani dan juga masyarakat di desa Banjarsari,” harapnya.
Sudrajat juga mengucapkan terimakasih kepada pihak pemerintah, baik dari pihak Dinas pertanian, Konsultan, BPP Sukaresik dan juga pemerintah desa Banjarsari serta masyarakat, dimana dengan adanya program bantuan ini semuanya selalu support kami dalam segala hal, sehingga semuanya berjalan lancar dan tuntas, ucapnya.
Dilain Pihak, Edi Tamim ketua BPP Sukaresik berharap, dengan adanya bantuan untuk kelompok mukti tani 1 desa Banjarsari, diharapkan kegiatan ini harus berkembang terutama ternaknya, serta selalu berkesinambungan dalam penyediaan pupuk organik, dan pihak kelompok juga harus bisa memanfaatkan kegiatan ini, pungkasnya. (AD/Halim)
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang