Dengan Program Ketapang
Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Sebanyak 20 kelompok perikanan dari 20 RT se-Desa Mangkubumi Kecamatan Sadananya mengikuti pelatihan pembuatan pakan alternatif dengan narasumber dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis. Selasa (24/5/2022).
Ali Muhidin Kepala Desa Mangkubumi berharap dengan adanya pelatihan bisa menunjang karena ini merupakan folow up atau tindak lanjut dari program ketahanan pangan (Ketapang).
Desa Mangkubumi Sadananya Ciamis, Berharap Menjadi Desa Ikan
Mudah mudahan dengan adanya pelatihan pembuatan pakan alternatif bisa membantu memperkuat program ketahanan pangan dan bahkan diharapkan nanti menjadi pilot projek untuk kegiatan yang lain karena selama ini yang menjadi permasalahan dalam nilai perikanan adalah masalah pakan di samping masalah marketing pemasaran. Ungkap Ali.
Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia
Dengan adanya pelatihan ini diharapkan permasalahan pakan ini bisa ditangani dengan pakan alternatif dan menjadi pakan pokok utama untuk budi daya ikan kedepannya. Harap Ali
“Sehingga nanti kami bisa membuat pakan alternatif menjadi lebih maksimal lagi.” Jelasnya
Selanjutnya, semoga kegiatan ini berkesinambungan kedepannya, diharapkan nantinya menjadi bahan evaluasi bagi kami termasuk leading sektor sehingga kedepannya budi daya perikanan ini bisa terus berlanjut bahkan bisa berkembang. Harapnya.

Hal senada di ungkapkan oleh ketua pelaksana kegiatan, Gilar Yuga Noerisman mengungkapkan, kegiatan program ketahanan pangan yang diamanatkan oleh undang – undang dan Peraturan Presiden juga PMK tentang ketahanan pangan yang dialokasikan dari Dana Desa sebanyak 20%dan ini salah satunya. Ungkapnya
“Alhamdulillah kita sudah melaksanakan pelatihan pembuatan pakan alternatif.” Ujarnya
Ia juga menjelaskan, karena bibit dan juga pakan sudah di distribusikan ke kelompok masyarakat dan pada hari ini mudah – mudahan pembuatan pakan alternatif ini untuk menunjang keberlanjutan ataupun program ketahanan pangan yang sudah di distribusikan kepada kelompok masyarakat. Terang Yuga
Adapun harapan kedepannya dengan dilaksanakannya pelatihan ini diharapkan kedepannya Pemerintah Desa nantinya bekerjasama dengan BUMDes ,BUMDes disini adalah sebagai penyokong perekonomian Desa dan mereka bergerak melaksanakan evaluasi perkembangan tentang proses penggemukan ataupun budi daya ikan mujair dan nantinya BUMDes juga siap untuk menerima hasil atau membeli kembali sehingga kelompok masyarakat tidak perlu bingung untuk menjual hasil dari budi daya ikan mujair tersebut.
“Mudah mudahan dari program ketahanan pangan ini Desa Mangkubumi bisa menjadi Desa Ikan.” Harapnya.***Dods
Baca Juga Rakor Monitoring Migor Curah Bersama Menko Marvest, Ciamis Harganya Terendah di Jabar
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang