Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.
Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Komisi 1 DPRD Kabupaten Tasikmalaya angkat bicara mengenai kondisi kekosongan jabatan definitif di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan Jangan sampai mengganggu pelayanan publik. Minggu (21/031/21).
Sebagai abdi negara sejatinya ASN / PNS harus siap untuk mengemban setiap tugas dan amanah yang diberikan kepadanya.Termasuk ketika harus mengisi jabatan sementara dan rangkap jabatan karena terjadinya kekosongan pimpinan di beberapa instansi dilingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten Tasikmalaya.
Pasalnya pejabat ini harus merangkap jabatan baik sebagai pelaksana tugas (Plt) ataupun pejabat definitif di dinas terkait. Maka fungsi peran PNS atau pejabat di bawahnya harus membantu tugas agar masyarakat tetap terlayani.
Sekretaris komisi 1 DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Partai Gerindra yaitu H. Deni Daelani menuturkan wajar dan dapat dipahami ketika pemerintah daerah mengambil opsi dalam menambal kekosongan jabatan Eselon II dengan rangkap jabatan ASN yang mengisinya. tuturnya
Namun, yang harus menjadi perhatian adalah dengan rangkap jabatan tentunya roda pemerintahan di kab tasikmalaya tidak akan berjalan efektif dan efisien, oleh karena itu Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai panglima tertinggi dilingkungan ASN harus mampu mengatur ritme politik dan piawai dalam management birokrasi sehingga target target pekerjaan bisa tercapai khususnya untuk pelayanan publik tidak terganggu sama sekali, maka sekda harus bisa mengatur dan memetakan birokrasi sesuai dengan bidang dan tupoksinya. Ungkapnya
“Begitu pun bagi pejabat yang merangkap jabatan sementara harus bisa mengatur waktu dan profesional dalam melaksanakan tugasnya. Jangan sampai rangkap jabatan dijadikan alasan kesibukan dan tidak fokus yang pada akhirnya ada pekerjaan yang terbengkalai.” Pungkasnya***Day
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang