Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Desa Inovasi yang diterapkan oleh Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis dongkrak perekonomian warga dan memajukan Desa melalui BUMDesa.
Hal tersebut diterangkan oleh Kasi Kesejahteraan Desa Kaso kepada wartawan analisaglobal.com dirumahnya di Dusun Cibabut, Desa Kaso, Kecamatan Tambaksari, Kab. Ciamis. Selasa, 18 Januari 2022.
Menurut Kasi Kesra Desa Kaso mengatakan, konsep yang kami terapkan disini menjadikan Desa Ikan, Desa Jahe dan Desa Kambing. Jadi semua warga diberikan bibit jahe untuk mereka tanam dan disaat panennya dibeli oleh BUMDesa Kaso.
“Hasil panen masyarakat ditampung sama BUMDesa, kemudian BUMDesa yang memiliki pasar sendiri. Adapun bentuk jahe yang dijual oleh BUMDesa nya dalam bentuk jahe kering dan sudah bekerjasama dengan perusahaan jamu tolak angin”, katanya.
Untuk kampung Cibabut sendiri itu berjumlah 12.000 polybag tanaman jahe merah, dan di setiap kampung lainnya rata-rata 5.000 warga menanam jahe merah.
“Untuk target saat ini sudah menghasilkan 5 ton jahe merah basah”, terang Rahmat kepada wartawan dirumahnya.

Selanjutnya, Rahmat menjelaskan, inovasi yang kami terapkan di Desa Kaso ini sudah berjalan 5 bulanan jadi nanti di kurun waktu 10 bulan sudah bisa dipanen.
Selain jahe merah, pemerintah Desa Kaso juga berinovasi di peternakan kambing, bahkan sudah 3 tahun sebelumnya Pemerintahan Desa Kaso sudah menggulirkan anggaran untuk peternakan kambing.
“Sejak tahun 2017 Desa Kaso sudah menggulirkan 350 ekor kambing berikut pembinaan untuk peternak. Bahkan untuk tahun 2020 saja sudah menghasilkan 190 ekor anakan kambing”, jelasnya.
Rahmat berharap, mudah-mudahan nanti Desa Kaso menjadi Desa Wisata Agro yang memang Desa Kaso memiliki potensi di bidang Agro.
“Tahun ini saja sudah menanam 300 bibit pohon Durian jenis Bawor yang tersebar di masyarakat”, pungkasnya. ***A.Yayat/A.Suryana
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang