Diduga Banyak Kegiatan Fiktip, Bappelitbangda Kab. Tasikmalaya Tidak Ada Keterbukaan Terhadap Insan Pers

Diduga Banyak Kegiatan Fiktip

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com,- Pembayaran Langsung yang selanjutnya disingkat LS adalah Pembayaran Langsung kepada bendahara pengeluaran/penerima hak lainnya atas dasar perjanjian kerja, surat tugas, dan atau surat perintah kerja lainnya melalui penerbitan surat perintah membayar langsung.

Adapun mekanisme program atau kegiatan LS tersebut dikelola oleh seorang bendahara sebagaimana yang sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Pasal 19 ayat 4 menyatakan Bendahara Pengeluaran pembantu sebagaimana dimaksud pada ayat (3) memiliki tugas dan wewenang seperti, mengajukan permintaan pembayaran menggunakan SPP TU dan SPP LS, menerima dan menyimpan pelimpahan UP dari bendahara Pengeluaran.

Selain itu juga untuk menerima dan menyimpan TU dari BUD, melaksanakan pembayaran atas pelimpahan UP dan TU yang dikelolanya, menolak perintah bayar dari KPA yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, meneliti kelengkapan dokumen pembayaran, memungut dan menyetorkan pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan dan membuat laporan pertanggungjawaban secara administratif kepada KPA dan laporan pertanggung jawaban secara fungsional kepada Bendahara Pengeluaran secara periodik.

Bappelitbangda Kab. Tasikmalaya Tidak Ada Keterbukaan

Namun yang terjadi di Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) kabupaten Tasikmalaya Diduga program LS tersebut banyak kegiatan fiktif atau tidak sesuai logika.

Baca Juga Sidang KIP Tidak Membuahkan Hasil, PMPKB Kecewa, Minta Kemeterian ATR/BPN Turun Gunung

Saat dikonfirmasi atau di mintai keterangan terkait program LS, Yuli Kasubag umum dan kepegawaian serta Andri dari bagian kesekretariatan menjelaskan, kalau program LS merupakan program atau kegiatan setiap bidang masing-masing dengan PPTK dan PPK di setiap bidang.

“Kegiatan tersebut merupakan kegiatan tiap bidang dan di kelola masing-masing bidang jadi saya tidak tahu dan tidak terlibat dalam kegiatan tersebut,” jelasnya. Jumat (22/03/2024).

Sementara Rudi selaku Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) kabupaten Tasikmalaya saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp (WA) dan sambungan telepon WhatsApp (WA) tidak merespon.

Sampai berita ini di tayangkan, pihak media analisaglobal.com belum mendapatkan penjelasan yang real. Maka Sesuai dengan kaidah jurnalistik dan UU Pers No. 40 tahun 1999 Pasal 4 dan 5 ada yang disebut Hak Jawab, dan kami dari media analisaglobal.com siap menerima hak jawab dari pihak – pihak terkait. (Win/Mar)

Baca Juga Di 100 Hari Kerja, Kepala Desa Dawagung Rajapolah Laksanakan Proyek Pengaspalan Mandiri Bersama Warga

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!