Diduga Bobrok Dan Gagalnya Program SANIMAS 2023
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Pelaksanaan Program SANIMAS merupakan Program Swakelola yang dilaksanakan langsung oleh masyarakat melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dengan pendampingan Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) serta dukungan penuh dan peran serta dari Kepala Desa, Camat serta OPD terkait.
Tujuan dari program sanimas sendiri diantaranya adalah untu kmeningkatkan pemahaman masyarakat tentang sanitasi, memberikan kontribusi terhadap penurunan angka stunting, serta menyediakan sarana dan prasarana sanitasi yang layak dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan adanya program tersebut pemerintah berharap masyarakat bisa hidup sehat dengan kondisi lingkungan yang sudah layak di tinggali. Namun apa yang terjadi di Desa Cikubang kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya ?
13 Titik Pekerjaan Tidak Selesai
Program Sanimas hanya menjadi tontonan dan obrolan warga, dimana pengerjaan pembangunan sarana Sanitasi tidak ada yang selesai, seperti pemasangan Closed dan pembangunan MCK pun dibiarkan terbengkalai, dan yang lebih parahnya sebanyak tiga belas titik pengerjaannya tidak ada yang beres.
Saat awak media analisaglobal.com mendatangi Angga selaku ketua KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) yang bersangkutan tidak ada di tempat, menurut informasi ketua KSM sudah pindah alamat dengan meninggalkan pekerjaan yang belum beres, bahkan piutang ke beberapa toko bahan bangunan atau material pun belum dibayar, ungkap seorang warga. Kamis (28/03/2024).
Baca Juga Safari Ramadan, Kapolres Ciamis Tarling dan Peringati Nuzulul Quran Bersama Forkopimda
Dilain pihak pemerintah Desa Cikubang melalui salah seorang staf nya menuturkan, bahwa pihaknya baru mengetahui permasalahan tersebut setelah ada informasi dari salah seorang wartawan yang mengirim foto kondisi pengerjaan proyek Sanimas di salah satu titik, dan setelah saya cek ternyata benar adanya, tuturnya.
Padahal program tersebut merupakan tanggung jawab ketua KSM yang sekarang entah dimana keberadaanya, program sanimas desa Cikubang diduga tidak adanya pengawasan baik dari TFL, kepala Desa dan juga Camat, sehingga program tersebut diduga berjalan bokbrok dan mengalami kegagalan.
Dimana sebagian masyarakat sangat menyayangkan dengan kejadian tersebut, dan meminta pihak terkait untuk mengusut tuntas siapa saja yang terlibat atas kegagalan program sanimas tersebut. Program sanimas di desa Cikubang sendiri sejumlah 13 titik dengan anggaran Rp. 16 juta pertitik, namun semuanya terbengkalai tanpa ada pertanggung jawaban dari pihak KSM. (Yos Muhyar)
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang