Seorang IRT Di Garut Tega Tinggalkan Suami
Kabupaten Garut, analisaglobal.com — Puluhan tahun menjalin rumah tangga, bahkan telah mempunyai anak, pasangan suami istri penduduk kampung Pasir Astana RT 02 RW 01 desa Pasirwaru kecamatan Limbangan ini harus berpisah. Pasangan suami istri tersebut yaitu Aceng (47) dan Ina Kartini (39), padahal tanpa ada konflik yang berat, dimans sang istri pada hari Rabu (20/02/24) pergi bersama anaknya yang berusia 4 tahun dengan alasan akan berobat ke puskesmas Limbangan.
Aceng bersama keluarga baru menyadari bahwa istrinya kabur setelah sampai malam hari istri dan anaknya belum kembali, melalui menantunya Aceng mencoba mencari tahu tentang keberadaan anak istrinya tersebut, diperoleh keterangan dari seorang ojek yang mengantar Ina dan anaknya bahwa ojek tersebut mengantar Ina sampai pasar Limbangan.
Reni adik kandung Ina saat di temui di kediamannya di kampung Pasir Astana pada hari Sabtu (24/02/24) membenarkan bahwa Ina yang masih berstatus Istri Aceng telah meninggalkan rumah bersama anaknya yang lelaki berusia 4 tahun sejak hari Rabu lalu, ucapnya.
Diduga Demi Pria Yang Baru Dikenal Di Facebook
Ditanya tentang penyebab perginya Ina, Reni menyebutkan, kuat dugaan kakak saya tersebut tergoda oleh seorang lelaki yang baru dikenal dijejaring media sosial Facebook, hal tersebut setelah saya mengetahui dari akun Fb kakak saya, jelas Reni.
Beberapa hari kebelakang terlihat perubahan sikap Ina baik dalam penampilan maupun terhadap suami, dimana Ina selalu menghindar saat diajak komunikasi oleh Aceng, bahkan menurut keluhan Aceng yang di utarakan kepada Reni, Ina suka menerima telepon malam-malam.
Baca Juga Milad Ke-1 Tahun, SWI Tasik Raya Gelar Syukuran Dan Dialog Publik
“Seperti sebelum kepergian Ina, Aceng sempat mempertanyakan siapa yang menelepon malam-malam, namun Ina malah marah,” ujar Reni.
Menurut informasi terbaru, bahwa Ina sempat menjual perhiasannya dipasar Limbangan senilai Rp. 4 juta, selain itu saat pergi meninggalkan rumah Ina juga membawa uang sebesar Rp. 4 juta lebih. Kami sudah melaporkan permasalahan ini ke polsek Limbanngan, pungkas Reni
Ita Suherman selaku kepala Desa Pasirwaru menyebutkan bahwa memang benar ada warga yang kehilangan keluarganya, jika memang benar akibat dari media sosial Facebook, pihaknya menghimbau kepada seluruh warga agar lebih bijak dan hati-hati dalam menggunakan sarana medsos, ucap Ita.
“Semoga keluarga yang sedang di timpa musibah diberikan kesabaran dan untuk ibu Ina semoga diberi kesadaran,” pungkas Ita Suherman. (Yos Muhyar)
Baca Juga Polres Tasikmalaya Kota Polda Jabar, Lakukan Penyelidikan Kasus Penemuan Bayi di Purbaratu
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang