Dispar Kabupaten Ciamis Apresiasi Acara Temu Pokdarwis di Agrowisata Leuwi Keris

Dispar Kabupaten Ciamis

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Kegiatan Rutin silaturahmi Pokdarwis di Kabupaten Ciamis kini berlangsung di Destinasi Agrowisata Leuwi Keris Cibungureun di Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Senin (20/6/2022).

Acara dihadiri oleh Kadis Pariwisata Kabupaten Ciamis Budi Kurnia mewakili Bupati Ciamis, Jajaran Pokdarwis Kabupaten Ciamis, Kades Handapherang Tantan Sontani, S.H. dan peserta Pokdarwis se-Kabupaten Ciamis.

Apresiasi Acara Temu Pokdarwis di Agrowisata Leuwi Keris

Budi Kurnia, Kadispar Kabupaten Ciamis, mengatakan acara tersebut merupakan hal yang positif dan kita memang akan memahami visi tersebut manakala diperbanyak silaturahmi. Dari silaturahmi nanti akan keluar pandangan-pandangan, dapat mengetahui ada evaluasi dan mengetahui tahapan-tahapan yang akan kita capai.

Mengapa agama mewajibkan silaturahmi? Ya, dengan silaturahmi memperjelas apa yang salah paham, apa yang tidak jelas, sumber masalahnya, dengan silaturahmi itu bisa membuka dan bisa disampaikan.

Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia

“Nah, kami di dinas pariwisata mengapresiasi itu, dan ini murni acara yang digagas dan diprakarsai oleh Pokdarwis,” katanya.

“Mereka tidak hanya jalan-jalan di satu titik, ini bagian dari bagaimana mengajak semua pihak untuk maju bersama,” tambah Budi Kurnia kepada analisaglobal.com di lokasi acara. Senin malam (20/6/2022).

Budi berharap ke depan lebih banyak merancang dan melibatkan lebih banyak elemen, sehingga pembangunan industri pariwisata ke depan tidak bersifat sektoral, melainkan multi. Di semua aspek, seperti daerah dengan akses yang buruk, dinas pariwisata tidak bisa bangun. Pasti dinas PUPR yang bangun. Juga, misalnya, di pariwisata ada pertanian, tanpa irigasi, dinas pariwisata tidak dapat membangun. Jadi harus semua sektor.

“Alhamdulillah di Ciamis terus kami upayakan, bagaimana mengkomunikasikan semua ini, karena perlahan ekosistem pariwisata akan terbangun ke depannya,” harapnya.

Ia menambahkan, dimulai dari daerah yang memiliki potensi, seperti Desa Handapherang yang akan menjadi tempat wisata tingkat nasional. Karena ini adalah APBN yang membuat, sayang sekali jika masyarakat tidak bisa memanfaatkan peluang dari sebuah destinasi nasional. Tiba-tiba, katakanlah orang luar membangun segalanya, kan sayang.

“Jadi, dalam pertemuan-pertemuan ini, tujuannya adalah untuk menggugah penduduk setempat untuk menjadi yang terdepan yang peduli dengan pengembangan wisatanya,” tambah Budi Kurnia.***A.Hidayat

Baca Juga Jelang Idul Adha, Bupati Ciamis Minta Camat dan Kades Pastikan Hewan Qurban Terbebas dari PMK

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!