Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com, — Pasca mendapat bantuan pangan non tunai ( BPNT) seharusnya Ena (47) Dan Yayah (40) gembira, namun apa yang di alami pasangan suami istri tersebut malah sebaliknya pasalnya pada Selasa (14/09/21) sekitar pukul 17.15 WIB rumah panggung yang mereka tinggali ludes di lalap si jago merah, api di duga berasal dari kompor yang lupa di matikan.

Syarif Za selaku kepala Desa kutawaringin Salawu saat di temui di ruang kerjanya menuturkan bahwa kebakaran yang menimpa keluarga Ena dan Yayah diakibatkan lupa mematikan kompor saat di tinggalkan untuk berbelanja ke warung sedangkan Ena sang suami sedang berada di kandang kambing tidak jauh dari rumahnya.

“Yayah baru mengetahui rumahnya terbakar setelah ada tetangga yang berteriak, warga berupaya memadamkan api namun karena di lokasi tidak ada air, rumah beserta isinya tidak terselamatkan. ungkap Syarif.

Sementara itu Ena dan Yayah baru menerima bantuan BPNT berupa 7 karung beras dan komoditi lainya siang hari sebelum kejadian, namun semuanya tidak bisa di nikmati karena ludes terbakar termasuk semua isi rumah tersebut dengan total kerugian di taksir sekitar ±Rp. 65 juta rupiah.

Saat ini pihak pemerintah desa akan memberikan bantuan berupa sembako serta pakaian. serta bantuan datang dari para Dermawan dan tetangga terdekat, kejadian bencana kebakaran sudah kami laporkan kepada pihak pemerintah.

Jurnalis : Yos Muhyar

Leave a Reply