Durian Kalijaya Diproyeksikan Jadi Ikon Ciamis, APDESI Dorong Peningkatan Produksi dan Kualitas

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Durian Kalijaya kembali mencuri perhatian pada gelaran Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 Kabupaten Ciamis di Lapang Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Senin (13/7/2026). Produk unggulan asal Kecamatan Banjaranyar itu diserbu pengunjung yang berburu durian premium hasil budidaya petani lokal.

Meski musim panen telah memasuki penghujung, antusiasme masyarakat tidak surut. Sekitar 400 butir durian dari sedikitnya 10 varietas unggulan dipasarkan di stan Durian Kalijaya dengan harga mulai Rp35 ribu hingga Rp150 ribu per buah.

Perwakilan stan Durian Kalijaya, Wahyu, mengatakan stok yang dibawa memang lebih terbatas dibanding saat puncak panen. Namun, kualitas buah tetap menjadi daya tarik utama karena berasal dari kebun-kebun petani yang telah puluhan tahun membudidayakan durian.

“Musim durian sudah di penghujung, sehingga stok mulai terbatas. Namun kami masih membawa sekitar 10 varietas durian asli Kalijaya untuk diperkenalkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Wahyu, durian Kalijaya memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan durian dari berbagai daerah. Sejumlah varietas premium menawarkan cita rasa khas, daging buah tebal, tekstur lembut, serta rasa manis legit yang menjadi ciri tersendiri.

Ia berharap durian premium Kalijaya mendapat pengakuan sebagai durian khas Kabupaten Ciamis sehingga memiliki identitas yang kuat di pasar nasional.

“Harapan kami, durian premium Kalijaya memiliki identitas sebagai durian khas Ciamis. Dengan pengakuan itu, nilai jual akan meningkat, pasar semakin luas, dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak,” tegasnya.

Baca Juga Dandim 0613/Ciamis Ajak Prajurit dan ASN Rutin Berolahraga, Wujudkan SDM Tangguh dan Profesional

Dukungan terhadap pengembangan Durian Kalijaya juga datang dari Ketua APDESI Kabupaten Ciamis, Ivan Abdul Jalal. Menurutnya, kualitas Durian Kalijaya tidak diragukan karena dihasilkan oleh petani yang telah memiliki pengalaman panjang dalam membudidayakan durian.

“Durian Kalijaya memang luar biasa. Kualitasnya sangat bagus karena dikelola oleh masyarakat yang sudah puluhan tahun berpengalaman membudidayakan durian. Hasilnya sangat memuaskan,” kata Ivan.

Ia menilai Durian Kalijaya sudah saatnya ditetapkan sebagai ikon hortikultura Kabupaten Ciamis. Bahkan, menurutnya, ketika masyarakat berbicara tentang durian di Ciamis, nama Kalijaya sudah menjadi daerah yang pertama diingat.

“Kalau berbicara durian di Kabupaten Ciamis, orang pasti ingat Kalijaya. Apalagi sekarang promosi melalui media sosial semakin luas. Ini harus terus diperkuat agar Durian Kalijaya benar-benar menjadi ikon Ciamis,” ujarnya.

Ivan juga mendorong para petani untuk terus meningkatkan produktivitas melalui inovasi budidaya, peningkatan kualitas buah, serta pelatihan yang berkelanjutan. Menurutnya, pengembangan sentra durian harus dilakukan secara masif agar mampu menarik wisatawan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Mudah-mudahan penanaman durian di Kalijaya semakin masif di tengah masyarakat. Dengan produksi yang terus meningkat dan kualitas yang semakin baik, Kalijaya akan menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai daerah untuk datang dan menikmati durian khas Ciamis,” pungkasnya. (Dods)

Baca Juga HKP ke-54 Ciamis, Bupati Herdiat: Pertanian Jadi Kekuatan Daerah, Peluang Pasar Masih Sangat Terbuka

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!