Hadiri Adat Nyangku, Bupati Ciamis: Jaga dan Lestarikan Budaya Warisan Leluhur Kabupaten Ciamis

Hadiri Adat Nyangku

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com – Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya menghadiri acara adat Nyangku, pada Senin (24/10/2022) bertempat di Lapang Borosngora Panjalu.

Adat Nyangku ini merupakan upacara prosesi menyuci dan membersihkan benda pusaka peninggalan Raja Panjalu, Prabu Sanghyang Borosngora yang biasa dilakukan setahun sekali yaitu setiap Bulan Maulid atau Robi’ul Awal.

Adapun sekilas tentang pelaksanaan adat nyangku ini, yakni prosesi ngarumat benda benda pusaka yang selama ini disimpan di museum tempat peninggalan kerajaan Panjalu yang juga disebut Bumi Alit. Benda-benda pusaka itu diarak menuju alun-alun Panjalu oleh keluarga Kerajaan Panjalu untuk di cuci dengan air kembang diberi wangi-wangian dengan disaksikan masyarakat secara langsung.

Bupati Ciamis: Jaga dan Lestarikan Budaya Warisan Leluhur Kabupaten Ciamis

Turut hadir mendampingi Bupati Ciamis pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Ciamis, Yana D. Putra, Ketua DPRD Ciamis H. Nanang Permana, S.H, M.H, Kepala Dinas, Unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya,

Mengawali sambutannya, Bupati Herdiat mengucapkan rasa syukurnya bisa bersilaturahmi dengan seluruh masyarakat panjalu dalam acara adat Nyangku.

Kemudian Bupati Herdiat menyampaikan bahwa Upacara Adat  Nyangku merupakan salah satu peninggalan leluhur kita semua yang harus terus dijaga, kemudian meyebutkan bahwa di Ciamis ini lengkap, ada Warisan Budaya Benda/Warisan Budaya Tak Benda.

Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia

“Upacara Adat Nyangku merupakan salah satu adat/budaya leluhur kita yang harus kita jaga dan lestarikan jangan sampai diakui oleh orang lain,” Jelasnya.

“Alhamdulillah, Budaya kita Ada Warisan Budaya Benda dan ada Warisan Budaya Tak Benda, semua itu komplit di Ciamis ada,” Tambahnya.

Lanjut Bupati Herdiat, menyampaikan agar pelaksanaan upacara adat yang merupakan warisan leluhur, jangan hanya dilakukan rutin setiap tahun tetapi tidak mengetahui maknanya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Herdiat mengajak kepada seluruh masyarakat untuk sama-sama mengambil hikmah dari acara tersebut, dan terus menjaga dan melestarikan peninggalan leluhur kita semua.

“Mari sama-sama ambil hikmah dari kegiatan ini, guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita Kepada Allah Swt,” Terangnya.

“Mari secara bersama-sama tetap terus menjaga dan melestarikan peninggalan leluhur kita semua, Kalo Bukan Kita siapa Lagi?,” Pungkas Bupati di ikuti sorak dan tepuk tangan. (Red)

PROKOPIM CIAMIS

Baca Juga Akibat Hujan Deras dan Diduga Sudah Lapuk, Rumah Milik Salah Satu Warga Di Sukamantri Panjalu Ambruk

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!