Halaman Rumah Tergerus Aliran Air
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Hujan deras dengan intensitas tinggi di wilayah Tasikmalaya Selatan mengakibatkan aliran sungai meluap hingga mengikis tiga (3) halaman rumah di kampung Sirnasari Desa Cikubang kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya. Sabtu (28/05/22).
Dengan adanya musibah tersebut ketika tidak segera ditangani terancam ambruk, pasalnya posisi ketiga rumah tersebut berada di bantaran sungai yang sudah tergerus aliran sungai tersebut.
Menurut salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, bahwa sebetulnya jumlah rumah yang berada di bantaran sungai tersebut ada 5 Kepala Keluarga (KK), namun 2 KK tersebut sudah pindah ketempat yang lebih aman, bahkan warga mengatakan kejadian adanya rumah terancam longsor diperkirakan sudah hampir 3 bulan, namun belum ada upaya atau tindakan dari pihak terkait. Ungkapnya.
Warga Kampung Sirnasari Cikubang Taraju Dihantui Rasa Ketakutan

Warga juga berharap pihak pemerintah agar secepatnya menangani permasalahan tersebut sebelum ada jatuhnya korban.
Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia
Saat dikonfirmasi melalui telepon seluler WhatsApp (WA) terkait hal tersebut, Jajang selaku kepala Desa Cikubang sedikit meradang, dari mana bapak tahu masalah ini, saya sudah mengajukan permasalahan ini ke BPBD dari siapa informasi ini dengan nada sedikit keras, jadi silahkan cek ke BPBD. Ucapnya dengan nada keras
“Kami pihak Desa telah melaksanakan perbaikan melalui program, bahkan satu dari 5 rumah yang terdampak sudah kami evakuasi dengan program.” Ungkap Jajang.
Sampai saat ini ada tiga kepala keluarga yang masih bertahan di bantaran sungai tersebut, dan sewaktu – waktu bisa mengancam jiwa, adapun ketiga kepala keluarga tersebut adalah Kusyaman, Erus dan Entang semuanya penduduk kampung Sirnasari RT 02/01 Desa Cikubang Kecamatan Taraju kabupaten Tasikmalaya.
Dengan kejadian musibah tersebut, mereka sangat diliputi kecemasan dengan kondisi yang mereka hadapi saat ini tidak lain harapan mereka adalah adanya tindakan dari pemerintah terkait demi keselamatan keluarga mereka, karena jika suatu saat hujan turun tidak menutup kemungkinan akan terjadi abrasi ataupun longsor seperti yang terjadi pada Selasa malam 26 Mei 2022, dimana air menggerus bantaran sungai dan mengakibatkan kerusakan.***Yos Muhyar
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang