Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Pendaftaran bakal calon (Balon) Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya untuk periode 2022 – 2024 memasuki hari terakhir, salah satunya kandidat yang menyerahkan formulir pendaftaran yakni Haryadi Ahmad Satari yang datang memakai kain sarung serta peci hitam dibarengi para pendukungnya atau simpatisan untuk memberikan berkas formulir kepada panitia penyelenggara MUSDA ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya. Senin (14/03/2022)
Usai pendaftaran kepada wartawan Hariyadi Ahmad Satari yaitu yang akrab disapa (Kang Boim) mengatakan bahwa merasa optimis, karena sudah memenuhi persyaratan dan mendapat rekomendasi sudah di atas 50% Lebih, mudah – mudahan nanti di arena Musda komitmen ini dijaga bersama karena ini komitmen bukan untuk sekedar urusan pribadi saya saja. Ucapnya
“Komitmen ini merupakan bagaimana proyek besar pembangunan pemuda itu tidak boleh pudar, pembangunan pemuda itu harus berangkat dari narasinya sosial, sosial yang masuk kedalam tatanan masyarakat. Karena ini kita bicara recopusi pengakuan pemuda ditatanan masyarakat, jangan hanya dianggap sekedar entitas budaya tapi harus menjadi kekuatan budaya yang nantinya dekat dengan akses-akses ekonomi atau dalam istilah sering kita sebut tradisi misi ekonomi.” Ungkapnya
Adapun visi misi kami itu KNPI Kabupaten Tasikmalaya itu sebagai tarekat kolaborasi yang memandu pemuda naik kelas, dimana tujuan utamanya bahwa di KNPI ini ikhtiarnya adalah bahwa pemuda bawah dalam pengertian garis kemiskinan, pengangguran dan putus sekolah, itu bahkan menjadi target agar mereka menjadi naik kelas. Jelasnya

“Sementara yang berada di aktivis kepemudaan sekarang rata-rata semuanya kelas menengah, maka dari situlah kita harus memantik pemuda kelas bawah agar produktif, agar lebih produktif dengan terobosan gesekan kreativitas.” Ujarnya
Saat disinggung terhadap 3 calon yang sudah mendaftar dan ke 4 nya adalah dia , Ia mengatakan kontestasi ini tidak saya anggap sebagai permusuhan, kontestasi ini lebih memandang sebagai fastabiqul khairat berlomba-lomba dalam kebaikan. Katanya
“Adapun semuanya itu adalah sahabat saya saudara semua, tidak ada alasan untuk permusuhan tapi lebih ke berlomba-lomba dalam kebaikan.” Tegasnya
Lanjutnya, Kalau misalkan nanti menang PR tugas saya lebih untuk memajukan memberdayakan pemuda bukan hanya sekedar tulisan di undang-undang Perda Kepemudaan ataupun mungkin di panggung-panggung seminar. Pemuda kedepannya sebagai proyek besar pembangunan kepemudaan, maka harus betul-betul kita berada di tengah-tengah pemuda masyarakat terutama yang berada di pelosok di sudut-sudut perbatasan. tuturnya
Sementara itu Septian Hadinata sekjen FKKPI Provinsi menambahkan, GM FKKPI Kabupaten Tasikmalaya melihat dengan objektif seorang figur, kang Boim itu tidak hanya melihat figur nya tapi dia juga sebagai seorang figura terhadap persatuan pemuda di Kabupaten Tasikmalaya, Insya Allah FKPPI tidak salah pilih, insya Allah kang Boim ini menjadi harapan pemuda di Kabupaten Tasikmalaya kedepannya,” tandasnya***Day
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang