Imbas Kenaikan BBM
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com – Buntut dari kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa hari lalu, berimbas kepada para sopir angkutan umum terutama angkutan perkotaan kota turun kejalan untuk melakukan aksi protes terhadap kebijakan pengusaha angkutan umum.
Seperti halnya yang dilakukan puluhan sopir angkutan umum jurusan Singaparna – Tenjowaringin, mereka melakukan aksi mogok beroperasi dengan memarkirkan seluruh unit kendaraan angkutan di sekretariat KKU Salawu Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Senin (5/9/2022).
Sopir Angkutan Umum Di Salawu Lakukan Aksi Mogok
Selain melakukan aksi mogok, mereka juga melakukan sweeping terhadap kendaraan yang masih beroperasi dan kedapatan membawa penumpang arah ke arah Singaparna ataupun ke arah Tenjowaringin.
Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia
Dengan adanya aksi sweeping tersebut, beberapa murid sekolah dan penumpang lainnya terpaksa harus turun dan menunggu dijemput keluarga, bahkan sebuah mobil pemerintah desa yang berasal dari Puspahiang pun dihentikan karena kedapatan membawa anak-anak sekolah yang sengaja numpang mobil desa tersebut.
Yuyu Yunus selaku ketua KKU memberikan keterangan kepada analisaglobal.com, bahwa aksi para sopir ini bukan di tujukan kepada pemerintah tapi ditujukan kepada pengusaha angkutan dimana para sopir ditekan untuk menaikan setoran. Terangnya
Adapun aksi tersebut menurut Yunus untuk memberi arahan kepada para penumpang yang tidak mau mengerti akan kondisi imbas dari kenaikan BBM. Ucap Yunus
Aksi para sopir pun berakhir pada pukul 15.00 WIB setelah dilakukan dialog antara ketua KKU dengan anggota Polsek Salawu, dan menurut rencana, aksi tersebut akan dilanjutkan kembali pada hari Selasa besok. (Yos Muhyar)
Baca Juga Ratusan Personel Gabungan, Laksanakan Apel Kesiapan Aksi Unras Kenaikan BBM di Alun-Alun Ciamis
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang