Jalin Sinergitas Pelaku Wisata di Jawa Barat, Pengurus Pokdarwis Dua Kabupaten Bahas Pengembangan Objek Wisata

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Wakil ketua Pokdarwis Kabupaten Ciamis sekaligus bagian dari Forum Pokdarwis Jawa Barat melakukan kunjungan ke Objek Wisata Cipasundan yang letaknya di dua wilayah Kecamatan Sukahening dan Kecamatan Cisayong, Sabtu (22/01/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Waket Pokdarwis Kab. Ciamis di terima oleh Ketua Pokdarwis Kabupaten Tasilmalaya dan jajarannya bertujuan untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman masing-masing untuk memajukan wisata di Priangan Timur, Jawa Barat.

Wakil Ketua Pokdarwis Kab. Ciamis, Sandri Zulfikar menyampaikan dengan adanya forum Pokdarwis Jawa Barat ini adalah untuk menyatukan visi dan misi Pokdarwis dalam hal memajukan dan mengembangkan wisata yang ada di daerah Jawa Barat.

“Kita disini sesama Pokdarwis mari bersama-sama satukan visi untuk mengembangkan wisata di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Tasikmalaya yang begitu banyak objek wisata baik wisata religi, alam, wisata buatan dan wisata minat khusus agar bisa didatangi banyak pengunjung”, ujar Sandri sekaligus pengurus dari Forum Pokdarwis Jawa Barat.

Sementara itu, menurut Ketua Pokdarwis Kabupaten Tasikmalaya, Asep Suhendar (37) mengatakan kami mengucapkan terimakasih atas kunjungan pengurus Pokdarwis Kabupaten Ciamis yang juga sekaligus pengurus Forum Pokdarwis Jawa Barat ke daerah kami.

“Kebetulan disini banyak objek-objek wisata yang dikelola oleh Pokdarwis seperti Curug Badak, Jabal Nur, Cipasundaan, Batu Hanoman, Pinus dan objek wisata lainnya”, katanya.

Asep menjelaskan, ada sebagian objek wisata yang lokasinya di lahan perhutani maka pihak pengelola pun sudah melakukan kerjasama melalui LMDH dengan sistem sewa.

“Sudah semua objek wisata di kelola oleh Pokdarwis destinasi dan bergabung di Forum Pokdarwis Desa”, jelas Asep

Selanjutnya, Asep mengarahkan kepada semua pengelola untuk patuh pada aturan agar supaya administratifnya berjalan secara tertib. Untuk sementara ini dampak yang baru dirasakan oleh masyarakat adalah adanya kegiatan perekonomian baru meskipun masih skala kecil.

“Adanya objek wisata di sini, jalan menjadi bagus adanya warga yang bisa berjualan, oleh karena itu saya mengarahkan untuk bersinergi dalam satu pintu kepengurusan supaya terkordinir kegiatannya”, imbuhnya

“Acuannya, di objek wisata petokannya kepada sapta pesona, jangan keluar dari tujuh (7) poin itu”, tambahnya.

Asep pun berharap, kepada semua pengelola wisata setiap objek wisata mari bersinergis dan bersatu untuk bersama-sama mengembangkan wisata di daerah.

“Disini banyak potensi untuk dikembangkan seperti ekraf, religi, alam dan objek wisata buatan. Kepada pelaku wisata disini mari bersama-sama satukan visi memajukan wisata tanpa selalu mengulurkan tangan kepada pemerintah”, harapnya.***A.Yayat/A.Suryana

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!