Kades Cikondang Sambut Baik Program Bank Sampah Ormas Brigez DPC Cineam

Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.

Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Ormas Brigez DPC Cineam Kabupaten Tasikmalaya, menggelar sosialisasi bank sampah dan pemilahan penarikan sampah di Desa Cikondang Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (24/01/2021).

Kegiatan Bank Sampah ini sudah berjalan 2 (dua) bulan dengan cara setiap anggota Brigez DPC Cineam harus menyetor sampah setiap satu minggu sekali sekaligus penarikan sampah yang ada di warga, pasalnya Sampah itu jangan disia-siakan, kita manfaatkan menjadi nilai tukar dan bagi masyarakat bisa lebih berkreasi, kreatif, diantaranya banyak hal bisa dimanfaatkan mengenai sampah,” Terang Midan Ilmi Ketua Brigez DPC Cineam

Ormas BRIGEZ DPC Cineam saat bersilaturahmi dengan kepala desa Cikondang. Minggu (24/01/21) Foto Doc : Day

Kegiatan Sosialisasi bank sampah dan penarikan sampah ini dilaksanakan dalam konteks pemberdayaan masyarakat desa. Kegiatan tersebut disambut baik pihak Kepala Desa Cikondang Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya.

Kepala Desa Cikondang, E.Rosita mengatakan, intinya supaya tata kelola sampah yang ada di desa tertata lebih baik, lebih teratur dan lebih termanajemen, saya sangat mendorong terlaksananya program bank sampah seperti ini,” Ucapnya

E. Rosita – Kepala Desa Cikondang Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya

Lanjut Rosita, Ia berharap desa bisa proaktif ketika sampah itu bisa diubah menjadi nilai rupiah, dan bisa menjadi peluang peningkatan pendapatan desa, soalnya dalam pengelolaan bank sampah berbasis desa atau sampah tuntas di desa itu mengatakan, hal itu sangat memungkinkan dilakukan di setiap desa yang ada di Kabupaten Tasikmalaya,” Ungkapnya

Midan Ilmi berharap desa bisa proaktif ketika sampah itu bisa diubah menjadi nilai rupiah dan bisa menjadi peluang peningkatan pendapatan desa. “Beberapa desa sudah melakukan itu termasuk pengelolaan sampah dikelola oleh BUMDes. Tetapi yang terpenting adalah mendorong perubahan perilaku dan merubah mindset masyarakat misalnya mau memilah sampah dirumahnya,” Tandasnya***Day

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!