Kabupaten Pangandaran, analisaglobal.com — Semenjak adanya wabah Covid-19, destinasi wisata di dunia mengalami titik nadir yang yang sangat menyesakan dada para pelaku industri pariwisata. Begitupun dengan destinasi wisata yang ada di Jawa Barat, khususnya di Ciamis dan Pangandaran.
Setelah di bentuknya POKDARWIS Kabupaten Ciamis dengan SK Dinas Pariwisata pada bulan Maret 2021, Pokdarwis kabupaten Ciamis terus bekerja dan bersilaturahmi ke setiap POKDARWIS Kecamatan dan desa yang ada di Kabupaten Ciamis.
Setelah menghadiri acara pemberian SK dari Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis untuk Pokdarwis Puncak Puspa dusun Pasireurih, desa Medanglayang, Kecamatan Panumbangan. Pokdarwis Kabupaten Ciamis yang di wakili oleh Sandri dan Andi, AMplus Koi Ciamis, dan juga media analisaglobal.com, melakukan kunjungan ke Kompepar kabupaten Pangandaran. Sabtu (10/04/21).
Adapun misi yang di bawa yaitu melakukan diskusi dalam rangka penataan teknis dan non teknis untuk memajukan Pariwisata di dua kabupaten tersebut.
Menurut ketua Kompepar Kabupaten Pangandaran, Edi mengatakan selain lima (5) objek wisata di Pangandaran yang di kelola oleh Pemkab. Setelah di bentuknya Kompepar di Pangandaran, banyak objek wisata lain yang di kembangkan, beberapa contoh objek wisata diantaranya Citumang, Batu Hiu, Saung Muara Pangandaran, Goa Sumur Mudal, dan beberapa objek wisata lainnya. Katanya.
“Karena kabupaten Pangandaran banyak objek wisata yang sudah terkenal, maka kami pengurus Kompepar terus menerus menggali daerah yang memiliki potensi destinasi wisata untuk kami kembangkan” jelasnya.
Sementara itu, ketua Kompepar Batu Hiu, Jajat Sudrajat mengatakan, kami disini merangkul semua elemen masyarakat untuk menjaga dan melestarikan wisata Batu Hiu. Terlebih di pantai Batu Hiu yang sangat terkenal dengan ombaknya yang besar dan taman di atas batu karang yang menghadap ke samudera hindia. Katanya

“Sudah satu (1) tahun lebih semenjak pandemi, kompepar Batu Hiu banyak menunda acara – acara yang sering di lakukan di pantai Batu Hiu, salah satunya acara pesta tahun baru.” Jelasnya.
Lebih lanjut, Jajat menambahkan, untuk POKDARWIS Kabupaten Ciamis, setelah terpisahnya Pangandaran dari Kabupaten Ciamis. POKDARWIS yang baru dibentuk agar prioritaskan pengembangan objek wisata yang sudah ada dan menggali potensi daerah lainnya yang memiliki destinasi wisata di Kabupaten Ciamis. tuturnya
“Di Kabupaten Ciamis banyak daerah yang memiliki potensi wisata air, seperti daerah Jalatrang, Panjalu, Cihaurbeuti dan daerah lainnya. Di mana alam di sana ada gunung Sawal yang sangat berpotensi jadi tempat wisata. Apalagi ada AMplus Koi Ciamis yang sudah terkenal dengan ikan koi nya, objek wisata di sana akan menambah destinasi lainnya seperti kolam yang di tanami ikan koi, sungai di penuhi ikan koi, itu akan menjadi daya tarik para pengunjung.” Ungkapnya
Hal senada di katakan Ari Mirja, pemilik AMplus koi Ciamis, Untuk menghindari kebosanan para pengunjung yang berwisata ke daerah Pangandaran dan Ciamis, Kompepar dan POKDARWIS harus terus berinovasi untuk membuat daya tarik pengunjung datang kembali. Ujarnya
“Pengunjung itu akan mengalami titik bosan nya ke tempat wisata karena destinasinya itu – itu saja. Oleh karena itu, kita harus berinovasi agar pengunjung bisa datang kembali karena ada destinasi lainnya. Seperti, sungai atau parit yang di penuhi ikan koi, pesawahan di pinggirnya di tanami ikan koi yang dibuat seperti kampung koi.” Jelas Ari Mirja
Maka dari itu, untuk memulihkan perekonomian daerah, POKDARWIS, Kompepar, bersama AMplus dan media analisaglobal.com, mari kita bersama – sama kembangkan pariwisata yang ada di daerah kita. Pungkasnya.***Goez/A. Yayat H
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang