Kepala Sekolah SDN 1 Pagerageung Pastikan Selama Ramadhan Tidak Libur Tetapi Belajar di Pesantren

Kepala Sekolah SDN 1 Pagerageung

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Guna meningkatkan kualitas anak didiknya Selama bulan Ramadhan, Sekolah Dasar Negeri 1 (SDN1) Pagerageung, untuk pelaksanaan kegiatan belajar sesuai surat keputusan Bupati kabupaten Tasikmalaya di adakan di pesantren dari mulai kelas 1 sampai kelas 6 yang terdiri dari 12 pesantren tetapi yang di gunakan hanya pesantren Arrohman, Al-Ikhlas dan Muawanah sesuai dengan lokasi peserta didik di daerah tempat tinggalnya. Ungkap H. Saepullah S.Ag., kepada analisaglobal.com. Kamis (30/03/2023).

H. Saepullah menuturkan, untuk kegiatan para pengajar (guru) ikut sama melakukan pengawasan dan monitoring, selain itu di tugaskan pula untuk masing-masing regu 4 pengajar jadi perhari itu 2 orang jadi kami juga seperti biasa tugas para guru pun sama mengikuti artinya mendengarkan sampai jam 11.00 WIB, maka untuk semua para guru di kecamatan pagerageung di upayakan datang ke sekolah pulangnya pun ke sekolah lagi, tetapi kami ada pertimbangan hal tersebut ini kan bulan puasa, jadi hal tersebut mereka pulang ada yang ke sekolah ada yang langsung pulang ke rumah, tuturnya.

Selama Ramadhan Tidak Libur Tetapi Belajar di Pesantren

“Untuk kelas satu, dua, itu sebenarnya di sekolah tetapi permintaan dari orang tua murid sangat antusias karena di Pagerageung sudah terbiasa di bawah naungan KKDT atau forum Madinah,” Katanya.

Lanjut dia, justru dengan kegiatan belajar seperti itu untuk pesantren-pesantren tersebut mereka kelihatannya gembira, sebab secara pembelajarannya di pesantren itu lebih ke hafalan seperti Tahfiz Qur’an. Kami pun dari pihak sekolah menganjurkan untuk memperbanyak hafalan, Kenapa demikian, karena disekolah-sekolah itu terbatas dengan pelajaran agamanya, tidak seperti di pesantren ada Aqidah, Tauhid, Akhlaq, Hafidz Qur’an dan yang lainnya, paparnya.

Baca Juga Akibat Jaringan Tertimpa Pohon, Pasokan Listrik ke Pelanggan Terganggu

“Kalau di Sekolah mungkin satu Minggu itu hanya 2 jam saja. Jadi kami menghimbau bahkan meminta jadwal kepada sesepuh tersebut untuk kurikulumnya dan sebagainya, Insya allah setiap anak itu di berikan materi ada dari tiga sampai enam itu ada kegiatan buku romadhon yang harus di isi, jadi setelah sampai tanggal 20 ramadhan itu akan di umumkan dan di nilai untuk tindaklanjutnya agar tidak asal-asalan,” jelasnya.

Saya berharap untuk para murid belajar itu tidak asal-asalan, semuanya untuk para kepala sekolah dianjurkan demikian, jadi sekolah itu tidak di liburkan, namun karena di pindahkan ke pesantren-pesantren jadi sekolah-sekolah pada sepi, kebetulan kan untuk SDN 1 Pagerageung total murid 207, untuk Tenaga pengajar ada 6 kelas, 1 guru agama, 1 guru olahraga, jadi total 8, untuk tenaga pengajar sukwan nya ada 2 orang,” pungkasnya. (Yusrizal)

Baca Juga Selain Pasang Listrik Gratis Untuk Sarana Ibadah, PLN ULP Singaparna Bagikan Sembako

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!