LSM Samudra
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Pasca proyek penanggulangan bencana pergeseran tanah di desa Sundawenang Kecamatan Salawu kabupaten Tasikmalaya di tahun 2022 yang lalu, pekerjaan proyek tersebut diduga meninggalkan permasalahan.
Dimana dampak dari proyek yang bersumber dari pihak BPBD Kabupaten Tasikmalaya tersebut, ada beberapa warga merasa dirugikan terkait lahan mereka yang menjadi tidak produktif lagi akibat imbas dari proyek tersebut.
Akan Pertanyakan Dampak Dari Proyek
Bahkan ada salah seorang warga yang pernah melaporkan hal tersebut ke pihak pelaksana namun dengan tidak adanya kejelasan, sehingga LSM Samudra (Satria Muda Nusantara) pun angkat bicara.
Baca Juga 14 Ribu Warga Masyarakat Ciamis Antusias Ikuti Senam RK Indonesia Juara
Ananto WIbowo, SH selaku ketua LSM Satria Muda Nusantara (Samudra) yang juga warga Desa Sundawenang merasa berkewajiban untuk mempertanyakan permasalahan yang menimpa warga Desa sundawenang,
Menurut Ananto Wibowo, SH mengatakan, Ini perlu adanya kejelasan sampai dimana pertanggungjawabannya, baik dari pihak pelaksana maupun dari pihak pemerintah dalam hal ini BPBD. Ucapnya. Senin (27/02/23).
“Yang pasti masalah ini harus ada jawaban, kami LSM Samudra dalam waktu dekat akan mendatangi kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya untuk mempertanyakan permasalahan tersebut dan juga ada beberapa hal yang akan dipertanyakan terkait Pasca pelaksanaan proyek penanggulangan bencana pergeseran tanah di wilayah Sundawenang.” Pungkas Ananto Wibowo (Nuryadin/Yos)
Baca Juga Berikan Rasa Aman, Polres Ciamis Amankan Pesta Rakyat di Taman Lokasana Ciamis
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang