Kota Tasikmalaya, analisaglobal.com — Suasana malam di kawasan Dadaha, Kota Tasikmalaya, semakin semarak dengan hadirnya Lumiland, wahana wisata lampu hias yang menjadi salah satu daya tarik masyarakat dalam memeriahkan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.
Instalasi lampu warna-warni yang menghiasi kawasan tersebut menghadirkan pemandangan menarik bagi pengunjung. Gerbang bercahaya dengan perpaduan warna biru, hijau, dan merah, ditambah ornamen berbentuk bintang serta kubah cahaya, menciptakan suasana yang memikat di tengah lingkungan taman dan pepohonan.

Sejak dibuka untuk umum, Lumiland menjadi tempat yang dikunjungi masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, bersantai, hingga mengabadikan momen melalui foto. Kehadiran wahana ini turut menambah pilihan aktivitas warga saat sore hingga malam hari.
Salah seorang pengunjung, Wati, mengaku tertarik menikmati suasana taman cahaya tersebut. Menurutnya, keberadaan instalasi lampu memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang berkunjung ke kawasan Dadaha.
Perpaduan antara lingkungan alami dan permainan cahaya modern menjadikan Lumiland sebagai salah satu ruang publik yang berpotensi mendukung aktivitas rekreasi masyarakat sekaligus memperkenalkan daya tarik Kota Tasikmalaya kepada pengunjung dari luar daerah.
Namun, di balik kemeriahan lampu hias tersebut, sejumlah warga berharap penataan kota tidak hanya dilakukan untuk menyambut perayaan hari jadi atau kegiatan seremonial tertentu.
Masyarakat menginginkan agar keindahan dan kebersihan kawasan perkotaan tetap terjaga secara berkelanjutan, termasuk setelah rangkaian perayaan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya berakhir.
Baca Juga Pemkab Tasikmalaya Galakkan Jumat Bersih, Sekda: Jadi Agenda Rutin Mingguan
“Semoga penataannya terus berlanjut, bukan hanya ketika menjelang hari jadi. Jangan sampai setelah acaranya selesai, lampu-lampu kembali mati dan kawasan kota tidak terawat lagi,” ujar Rismawati.
Menurut warga, penataan ruang publik seharusnya menjadi bagian dari program berkelanjutan, bukan sekadar mempercantik kawasan untuk menyambut acara tahunan. Pemeliharaan fasilitas, kebersihan lingkungan, serta penerangan pada malam hari dinilai penting agar masyarakat dapat menikmati ruang publik dengan nyaman.

Harapan tersebut juga berkaitan dengan potensi Lumiland sebagai daya tarik wisata lokal. Apabila dikelola dan dirawat secara konsisten, kawasan ini berpeluang menjadi ruang rekreasi yang dapat dikunjungi masyarakat tidak hanya saat perayaan hari jadi, tetapi juga pada hari-hari biasa.
Selain memperindah wajah kota, keberadaan destinasi wisata malam diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Meski demikian, manfaat tersebut membutuhkan pengelolaan yang baik, pemeliharaan fasilitas, serta penataan kawasan yang memperhatikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung.
Momentum Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya pun menjadi pengingat bahwa pembangunan kota tidak berhenti pada penyelenggaraan acara dan pemasangan ornamen dekoratif. Keberlanjutan perawatan fasilitas umum, kebersihan, dan keteraturan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kota yang nyaman bagi masyarakat.
Warga berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya dapat menjaga konsistensi penataan kawasan Dadaha dan ruang publik lainnya agar tetap bersih, terang, dan tertata meskipun perayaan hari jadi telah usai.

Dengan demikian, Lumiland tidak hanya menjadi simbol kemeriahan peringatan hari jadi, tetapi juga dapat berkembang menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mempercantik kota dan meningkatkan kualitas ruang publik bagi masyarakat.
Keindahan kota bukan hanya tentang bagaimana kota terlihat saat perayaan berlangsung, melainkan bagaimana kebersihan, penerangan, dan penataannya tetap terjaga setelah seluruh rangkaian acara berakhir. (Roni)
Baca Juga Fornalist Tasikmalaya Perkuat Solidaritas Jurnalis, Bahas Penyegaran Organisasi dan Kemitraan
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang