Maraknya Kasus Bullying, Guru BK SMP 2 Manonjaya Ajak Para Orang Tua Siswa Turut Berperan Serta

Marak Kasus Bullying

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Maraknya kasus bullying atau Perundungan di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah, membuat Guru BK (Bimbingan Konseling) SMPN 2 Manonjaya mengajak para orang tua dan guru-guru untuk bisa mengawasi dan menjaga anak-anak jangan sampai melakukan bullying. (01/11/23).

Adapun kasus Bullying atau Perundungan merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan, yang dilakukan secara sengaja oleh satu orang atau kelompok yang lebih kuat. Tujuan dari bullying ini untuk menyakiti orang lain dan dilakukan terus menerus.

Drs. Deden Supriatna selaku guru BK SMPN 2 Manonjaya saa di temui diruang kerjanya menjelaskan, pada saat-saat sekarang ini memang marak terjadi di mana-mana terutama di sekolah terkait bullying dan pada awalnya cuma bercanda saling ejek sehingga memicu ke arah bullying dan sebagainya, jelasnya.

“Bullying atau perundungan merupakan perbuatan yang sangat tidak baik atau tercela, belakangan ini bullying makin parah terjadi, khususnya bullying secara verbal, pelaku akan dengan tega mengucapkan segala hal yang buruk dan mengkritik dengan bahasa yang kasar kepada pelaku hingga pelaku terkadang menjadi trauma dan menderita secara mental,” ungkapnya.

Guru BK SMP 2 Manonjaya Ajak Para Orang Tua Siswa Turut Berperan Serta

Lanjut Dia menambahkan, untuk mengantisipasi terkait bullying kami ada kebiasaan pada diri siswa apalagi di usia SMP yang kebanyakan usia-usia labil atau usia mencari jati diri seperti itu, makanya kami kerjasama dengan Puskesmas, kenapa ? karena untuk mensosialisasikan kondisi pertumbuhan, perkembangan masa remaja, imbuhnya.

Baca Juga Pimpinan Pondok Pesantren Dan Muspika Kecamatan Manonjaya Laksanakan Ziarah Ke Makan Para Ulama

“Alhamdulillah setelah kami kerjasama dengan para wali kelas, kesiswaan selalu mengantisipasi permasalahan tersebut,Karena kalau sudah terjadi di sekolah bagaimana, dan tentunya akan berakibat luas, makanya kami kerjasama bahkan kemarin Kapolsek manonjaya jadi pembina upacara.” kata Drs.Deden Supriatna.

Selain itu juga dirinya berharap, dengan banyaknya pembinaan salah satunya seperti tadi bukan hanya membiasakan sholat duha, tadarus, tetapi kami mencoba kerjasama dengan orang tua dengan AMS (Ajengan Masuk Sekolah) dalam satu minggu di hari Jumat diadakan pembinaan, karena dulu akan merubah karakter, akhlak anak-anak di luar jam sekolah sudah bukan tanggung jawab sekolah lagi.

“Makanya kami berharap kepada para siswa harus bisa menjaga nama baik keluarga dan juga sekolah,” harap Drs. Deden Supriatna. (Heni)

Baca Juga Dua Orang Pelaku Diduga Melakukan Pencurian Sepeda Motor Di Ciamis Terpantau CCTV

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!