Menjaga Api Perjuangan, Dandim 0612/Tasikmalaya Teguhkan Spirit Juang KH Zainal Musthafa

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Pagi yang khidmat menyelimuti Singaparna, Rabu (25/2/2026). Di tanah yang pernah menjadi saksi perlawanan terhadap penjajahan, sejarah kembali dipanggil untuk dihadirkan. Momentum peringatan perjuangan KH Zainal Musthafa tak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi ruang refleksi atas nilai keberanian, keimanan, dan keteguhan prinsip yang diwariskan kepada bangsa.

Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., hadir langsung dalam upacara tersebut. Kehadirannya menjadi simbol bahwa semangat ulama pejuang yang menolak tunduk pada ketidakadilan itu tetap relevan dan terus dijaga lintas generasi.

Upacara berlangsung tertib dan sarat makna. Unsur Forkopimda serta berbagai elemen penting daerah turut hadir, di antaranya Kapolres Tasikmalaya AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama, S.H., S.I.K., M.H., perwakilan Danlanud Wiriadinata, perwakilan Danbrigif 13 Galuh Kostrad, perwakilan Dan Wingkal, perwakilan Danyon D Pelopor Sat Brimob Polda Jawa Barat, jajaran Asisten Setda Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Ketua PC NU Kabupaten Tasikmalaya sekaligus keluarga besar KH Zainal Musthafa, serta para Kepala SKPD di lingkungan Pemda Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga Bupati Herdiat Salurkan Bantuan Rutilahu Rp. 40 Juta untuk Dua Warga Lakbok

Deretan pejabat dan tokoh daerah berdiri dalam satu barisan nilai menghormati sosok ulama yang memilih melawan ketidakadilan meski dengan risiko tertinggi. Tak ada sekat jabatan dalam momen tersebut, yang ada hanyalah kesadaran kolektif bahwa perjuangan tak boleh terhapus oleh waktu.

Dalam sambutannya, Dandim menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar agenda seremonial. Ia adalah panggilan moral.

“Peringatan ini menjadi momentum untuk meneladani semangat juang dan keteguhan prinsip beliau dalam membela kebenaran dan tanah air,” tegasnya.

Nilai keimanan yang kokoh, keberanian menghadapi tekanan, serta konsistensi dalam memperjuangkan kebenaran menjadi warisan yang tetap hidup di tengah dinamika zaman. Di era globalisasi dan perubahan sosial yang begitu cepat, generasi muda dinilai membutuhkan figur teladan yang tak goyah oleh arus.

Rangkaian kegiatan diisi dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, pembacaan sejarah singkat perjuangan, hingga doa bersama yang menggema sebagai komitmen menjaga nilai luhur tersebut.

Upacara ini bukan hanya tentang mengenang masa lalu, melainkan memastikan api perjuangan tetap menyala di masa kini. Singaparna kembali mengingatkan Indonesia bahwa dari tanah ini pernah lahir seorang ulama pejuang yang memilih berdiri tegak demi kebenaran.

Karena sejatinya, perjuangan belum usai, ia hanya berganti bentuk dan medan. Dan selama nilai itu terus diwariskan dalam sikap serta tindakan nyata, semangat juang KH Zainal Musthafa akan tetap hidup, melampaui ruang dan waktu. (AD)

sumber : Pendim 0612/Tasikmalaya

Baca Juga Patroli Gabungan Siang Hari, Polres dan Satpol PP Ciamis Perketat Pengawasan Selama Ramadan

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!