Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Program Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) tahun 2025 merupakan salah satu program Kementerian Pertanian yang bertujuan meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas pertanian melalui kemandirian produksi pupuk organik di tingkat kelompok tani.
Program ini menyediakan bantuan fasilitas pengolahan limbah organik seperti rumah kompos, alat pengolah pupuk organik (APPO), kendaraan roda tiga, serta kandang komunal untuk mendukung sistem pertanian organik berkelanjutan.
Secara konsep, UPPO ditujukan memperbaiki kualitas tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta mendorong petani untuk memproduksi pupuk organik secara mandiri melalui dukungan sarana prasarana dan ternak sebagai sumber bahan baku.
Baca Juga YBM dan Srikandi PLN Tasikmalaya Salurkan Bantuan Modal Usaha Untuk Warga Cikalang
Namun demikian, implementasi program UPPO di Kabupaten Tasikmalaya dinilai belum berjalan optimal. Minimnya pengawasan dan sosialisasi dari Dinas Pertanian menyebabkan fasilitas bantuan tidak dapat dimanfaatkan maksimal oleh petani. Akibatnya, sasaran program untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan kemandirian pupuk organik belum tercapai.
Kurangnya pendampingan teknis juga berimbas pada lemahnya pemahaman petani dalam mengelola fasilitas dan menjalankan sistem pertanian organik. Tanpa monitoring berkala, petani kesulitan menerapkan prosedur sesuai ketentuan yang ditetapkan kementerian, sehingga program berjalan tanpa dampak signifikan terhadap produksi pertanian.
Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Nyunyung selaku Ketua Kelompok Sriasih Mandiri desa Kudadepa Kecamatan Sukahening menyebutkan bahwa mesin APPO dan kendaraan roda tiga berada di gudang. Namun saat tim media melakukan pengecekan ke lokasi, fasilitas tersebut tidak ditemukan. Sabtu (24/01/2026).
Nyunyung juga mengaku hingga saat ini belum melakukan pembelian sapi karena harga pasaran dianggap tidak sesuai dengan RAB yang telah ditentukan.
Dengan adanya persoalan tersebut, publik berharap Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya segera turun tangan melakukan monitoring langsung ke lapangan guna memastikan kejelasan penggunaan bantuan serta pelaksanaan program sesuai tujuan. (Win)
Baca Juga Bencana Longsor Landa Pemukiman Di Cisarua Bandung Barat, Evakuasi dan Pendataan Masih Berjalan
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang