Minimnya Pengawasan Pihak Dinas, Bantuan Ternak Untuk Kelompok Tani Bendungan 2, Diduga Jadi Ajang Bancakan

Minimnya Pengawasan Pihak Dinas

Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Bantuan aspirasi dari dewan untuk Kelompok Tani Bendungan 2 yang berlokasi di kampung Bendungan RT 09/01 yang berada di wilayah desa Padakembang kecamatan Padakembang berupa bantuan sapi sebanyak 16 ekor tahun 2020, diduga dijadikan ajang korupsi ketua kelompok.

Menurut pengakuan Iip selaku ketua kelompok menjelaskan, kalau dari total 16 ekor sapi tersebut sudah di jual 5 ekor untuk membayar hutang bekas pembuatan kandang karena pas mendapatkan bantuan belum memiliki kandang, 4 ekor sapi mati (dalihnya) serta 7 ekor sapi sisanya pada tahun 2021 di jual kepada temannya bernama Erik yang merupakan seorang bandar sapi namun sampai saat ini belum ada kejelasan alias sapi tidak ada uang pun tidak ada. Jelasnya.

Bantuan Ternak Untuk Kelompok Tani Bendungan 2, Diduga Jadi Ajang Bancakan

Iip menambahkan, kalau sapi tersebut diambil Erik pas bulan Rayagung (Idul Adha-red) tahun 2021, dan akan di bayar Idul Adha tahun 2022, akan tetapi sampai saat ini belum ada kabar juga bahkan nomor kontaknya pun tidak dapat dihubungi. Imbuhnya.

Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia

Saat di konfirmasi melalui sambungan telepon, Erik selaku bandar sapi menjelaskan kalau 7 ekor sapi milik kelompok tani bendungan 2 memang benar di jual kepadanya akan tetapi sampai sekarang uangnya belum di serahkan.

Sementara menurut Hendrik selaku pihak dinas menjelaskan kalau dirinya memang sudah mengetahui akan adanya permasalahan tersebut dan hanya sebatas mengetahui karena pihak kelompok sampai saat ini tidak melaporkan kepada dirinya (Pihak Dinas-red).

Dengan adanya kejadian tersebut, diharapkan pihak APH agar segera turun tangan dan bertindak supaya ada efek jera untuk semua kelompok yang mendapatkan bantuan.***Win

Baca Juga Pencurian Dengan Kekerasan Di Cisayong Tasikmalaya, Korban Alami Luka Sabetan

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!