Muspika Kecamatan Manonjaya
Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Muspika Kecamatan Manonjaya menggelar Upacara Hari Sumpah Pemuda yang ke-94 tahun 2022, dengan tema “Bersatu Bangun Bangsa” yang bertempat di halaman Kantor Kecamatan Manonjaya di mulai pukul 08.00 wib sampai selesai. Jumat (28/10/22).
Bertindak selaku Inspektur upacara di pimpin langsung oleh Camat Manonjaya Tatang Wahyudin, S.Pd. Adapun yang mengikuti upacara Hari Sumpah Pemuda antara lain, Muspika Kecamatan Manonjaya, Organisasi Masyarakat, Polsek Manonjaya, Danramil Manonjaya, para Kepala Desa Se-Kecamatan Manonjaya, ketua PKK beserta jajarannya.
Aos Sobari S.Sos, M.si selaku Sekmat Manonjaya menjelaskan, Alhamdulillah Hari Sumpah Pemuda telah dilaksanakan, setelah 2 tahun vakum dikarenakan Covid 19 dan sekarang sudah mulai normal lagi bisa melaksanakan upacara Sumpah Pemuda ke-94 di Wilayah Kecamatan Manonjaya dan ini sangat dibutuhkan sekali jangan sampai ada lagi nanti covid 19, serta kedepannya harus lebih normal lagi, dan kegiatan ini alhamdulillah bisa berjalan dengan lancar dengan dilaksanakannya upacara Sumpah Pemuda di Kecamatan Manonjaya.
Laksanakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-94 Tahun 2022
“Saya mengingatkan kepada seluruh ASN kalau ada upacara hari Sumpah Pemuda bisa ikut serta andil dalam melaksanakan salah satu kegiatan ini, baik di tingkat Kabupaten Tasikmalaya maupun di Kecamatan-Kecamatan lainnya untuk melaksanakan kegiatan Hari Sumpah Pemuda.” Jelasnya.
Baca Juga https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wikipedia_bahasa_Indonesia
Di lain pihak Abdul Azis Riswandi selaku Kasi Kesos Kecamatan Manonjaya mengatakan, Berdasarkan surat edaran dari Kemenpora tentang panduan peringatan hari Sumpah Pemuda yang ke-94 tahun 2022 yang bertema Bersatu Bangun Bangsa adapun kongres pemuda tersebut dilaksanakan 2 kali. Ucapnya.
“Kalau bicara mengenai sejarah dari Sumpah Pemuda yang di gelar di tiga tempat yang berbeda sehingga akhirnya melahirkan ikrar pemuda yang disebut Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 dan Kongres dihadiri oleh kumpulan pemuda dari pemuda Indonesia nyaitu, jong Java, jong Sumatera (pemuda Sumatera) jong islamieten Bond, pemuda kaum betawi, jong Bataks Bond,jong Celebes dan perhimpunan pelajar-pelajar Indonesia dan lain-lain.” Ungkapnya.
Lebih lanjut dia menerangkan, Kongres pertama tanggal 27 Oktober 1928 dan kongres pemuda kedua tanggal 28 Oktober 1928,kongres pemuda tersebut berlanjut masih pada tanggal 28 oktober 1928 namun lokasinya berbeda di Gedung Indonesische clubhuis Kramat, pada saat pentingnya Nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan, sedangkan untuk gerakan kepanduan tidak bisa di Pisahkan dari Pergerakan nasional, gerakan kepanduan dengan tujuan mendidik anak-anak sejak dini untuk disiplin dan mandiri, hal yang dibutuhkan dalam perjuangan ini maka temanya Bersatu Bangun Bangsa dan pemuda tetap jaya selamanya. Terangnya.
“Semoga para pemuda lebih mengingat lagi sejarah bagaimana kongres pemuda dari kongres ke 1-2, jadi para pemuda – pemudi lebih mengingatkan kembali bagaimana kongres tersebut dilaksanakan, itulah yang paling penting dan kita saat ini hanya melaksanakan, memperingati, dan menghormati jasa-jasa yang telah di laksanakan oleh yang terdahulu.” Harapnya. (Biro Kab. Tasikmalaya)
Baca Juga Pokmas Jaya Mandiri Manonjaya, Salurkan Program Bantuan Makanan Untuk Lansia Dari Kemensos RI
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang