Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Salah satu camilan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia terutama anak-anak, kawula muda dan dewasa pecinta cita rasa pedas mudah ditemui yaitu makaroni sensasi kriuk dan gurih yang bikin ketagihan
Makaroni merupakan salah satu pasta dengan berbagai bentuk, yang bentuknya umumnya seperti pipa kecil yang bengkok membentuk busur. Camilan yang satu ini biasanya diolah dengan cara digoreng kering/basah lalu diberi beraneka bumbu rasa.

Menurut Imam pemilik OMICRON Makaroni menuturkan, adapun untuk menu yang ditawarkan ada 6 jenis varian bumbu rasa baik pedas original, Balado, Jagung, Keju dan Jagung Pedas. Sementara itu, untuk varian rasa yang cukup beragam dan unik pedasnya. Buat pencinta pedas ekstra dari mulai level 1 sampai dengan Level 5 ada varian Pedas Ngegas yang bisa dicoba. tuturnya Sabtu (25/03/2022) kepada analisaglobal.com
“Sedangkan untuk yang tak terlalu kuat pedas tapi ingin merasakan sensasi camilan hot menggigit, bisa coba varian Pedas Santuy atau varian lain berupa Keju, Balado, dan Keju Pedas.” Jelas Imam
Berbagai cemilan pedas ini dapat kalian ditemui dengan mudah salah satunya di OMICRON Makaroni Jl. Cisinga Km.17 Kp.Kubang Eceng Desa Mekarjaya Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya dan satu lagi berada di Jl.Cisinga Perempatan Cibenda Cisaruni Kecamatan Padakembang.
Awal mula bisnis yang ia jalani dengan cara menawarkan produk makaroni buatannya hanya kepada teman-teman cuma rasa pedas dan asin gurih sebelum seperti sekarang dengan berbagai varian rasa
Melalui jualan ini, Imam mengaku bisa habis 30 Kilogram makaroni perhari, kalau harga dari mulai harga Rp. 2 ribu – Rp. 5 ribu – Rp. 10 ribu per kemasan, mulai buka dari jam 10.00 WIB pagi – Jam 21.00 WIB malam, bahkan ia pun memperluas penjualan lewat kanal online

Ia pun mengatakan bisa meraup omzet Rp. 2-3 juta per bulannya dari bisnis camilan. Untuk tetap menjaga penjualan di tengah kelesuan ekonomi karena pandemi, apalagi sekarang harga minyak langka dan naik Ia tetap tidak menaikan harga apalagi mengurangi tapi mungkin untuk keuntungan berkurang, akan tetapi kepuasan konsumen pelanggan harus tetap kita jaga.
Dengan berharap ia bisa memiliki banyak relasi dan ilmu lebih dalam lagi tentang mengembangkan bisnis camilan ini. Harapnya***Day
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang