Pasca Kasus Warga Digigit Anjing, Ini Himbauan Bidang Keswan Dinas Peternakan Ciamis !!!

Pasca Kasus Warga Digigit Anjing

Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Pasca terjadinya kasus seorang warga Dusun Cibeunying RT 01/08 Desa Cisadap Kecamatan Ciamis terluka parah di bagian muka akibat di gigit anjing, Dinas Peternakan Ciamis melalui Bidang Kesehatan Hewan langsung melakukan observasi terhadap anjing tersebut.

Intan selaku Ketua Tim Subtansi Kesehatan Hewan dan Ikan menuturkan, kita tindaklanjuti laporan dari Dinas Kesehatan terkait adanya salah satu warga yang digigit anjing sesuai dengan SOP, untuk hewannya ini selama 14 hari kedepan kita lakukan observasi.

“Tentunya kepada pemilik kita berikan himbauan untuk tetap dipelihara anjingnya dan tetap diberi makan diberi minum kemudian hewan tersebut di tetap kandang dan tidak dikeluarkan selama 14 hari ke depan. Apabila anjingnya sehat, nanti kita akan lakukan tindakan itu dengan vaksinasi rabies,” tuturnya. Jumat (02/02/24).

Ia menjelaskan, untuk populasi anjing yang digunakan untuk berburu jumlahnya memang tidak terdata tapi untuk koordinasi dengan komunitas kita Intens melakukan komunikasi, jadi kita komunikasi ke beberapa titik Komunitas anjing yang digunakan untuk berburu itu melakukan pelayanan, baik itu pelayanan kesehatan hewan maupun layanan vaksinasi rabies.

Baca Juga Ditemukannya Kembali Janin Bayi Perempuan di Cibeureum, Polres Tasikmalaya Kota Lakukan Penyelidikan

“Kita intens observasi 14 hari, setelah 14 hari kita koordinasi dengan pihak Desa dan akan melakukan gerakan vaksinasi yang akan dikondisikan oleh Desa”. Untuk yang pengendalian khususnya penyakit , pertama untuk pencegahannya kita lakukan vaksinasi rabies di 27 Kecamatan, ada petugas-petugas kita untuk melaksanakan vaksinasi rabies,” jelasnya.

Ini Himbauan Bidang Keswan Dinas Peternakan Ciamis !!!

Adapun untuk yang dilaksanakan di Dinas, Intan menambahkan, vaksinasi rabies dilaksanakan pada saat hari Rabies sedunia biasanya dilaksanakam antara bulan September dan Oktober, imbuhnya.

Selain itu juga ada pembinaan teknis kesehatan hewan,yang pertama di salter di penampungan baik itu hewan kesayangan, khususnya hewan kucing. Ada beberapa yang melaksanakan vaksinasi rabies dan sosialisasi tentang rabies, katanya.

“Guna mengetahui ciri ciri anjing yang terkena rabies biasanya anjing cenderung berubah prilaku menjadi galak,takut cahaya,takut air,dan air liurnya banyaj karena ada pararisa diotot pipi dan lehernya sehingga tidak bisa menelan,” terangnya.

“Saya menghimbau kepada masyarakat diantaranya, khusus hewan kesayangan atau hewan penular rabies ini kita menganjurkan di umur mulai 4 bulan dilakukan vaksinasi dan untuk anjing tidak di liarkan atau harus di kandangkan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap rabies,” imbaunya. (Dods)

Baca Juga Satpol PP Kabupaten Garut, Tinjau Korban Longsor di Desa Pasirwaru Limbangan

About analisaglobal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!