Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com — Pasca Kebakaran Pasar Ciawi semalam, 50 pedagang kaki lima dan 34 Toko Elite barangnya ludes terbakar dilalap si jago merah hingga tidak ada yang tersisa. Bahkan kemudian diduga ada salah satu Toko Kosmetik yang kerugiannya mencapai 2.5 Milyar.

Kata H.Widodo Ketua Himpunan Pedagang Pasar (HIPAS) Tasikmalaya Pasar Ciawi mengatakan berharap Pemerintah Kab.Tasikmalaya kami dan rekan yang lainnya yang terdampak akibat korban kebakaran, semoga bisa di kasih tempat yang baru agar kami bisa usaha kembali.

Lanjut Widodo, kami mengharapkan agar tempat usaha kami bisa di relokasi yang kemudian bisa di perbaiki. Maka kepada pemerintah setempat yang berkepentingan dengan permasalahan ini. Kami harap secepatnya di respon, karena situasi sekarang, ekonomi serba susah dan tempat kami juga dampak dari musibah kebakaran .”Ujar H Widodo kepada wartawan di lokasi Pasar Ciawi, Senin (16/8/2021).

Masih kata H.Widodo, ia menyampaikan, pasca kebakaran semalam, keadaan semua ini tidak di harapkan sama sekali oleh para pedagang di Pasar Ciawi. Disisi lain, kami juga harus bertahan hidup usaha ini. Jadi, kami harap kepada pemerintah cepat tanggap dan peduli kepada para pedagang yang ada di Pasar Ciawi.

Sementara itu, pihaknya tadi pagi sudah melakukan rapat secara internal dari kepengurusan HIPAS, dan dari UPTD untuk mengapresiasi warga yang terdampak langsung. Kemudian, supaya para pedagang cepat mendapat bantuan.

“Apakah dari sisi fisik, dari segi tempat usaha, ataupun bantuan lain untuk menyambung hidup mereka.”katanya.

H.Widodo menambahkan, dari total toko yang di bawah HIPAS totalnya 34 Unit, dari pengendalian Pemerintah Daerah dan untuk pedagang kaki lima capai 50.

Sampai saat ini kerugian para Pedagang yang kebakar itu belum terkumpul semua di Pasar Ciawi.

“Ada salah satu toko yang kerugiannya mencapai 2.5 Milyar yaitu penjual Kosmetik.”Ungkap H Widodo.

Lalu, sampai saat ini temen-temen di lapangan sedang masih bekerja dan masih menginput data. Karena, ada beberapa Pedagang masih trauma melihat keadaan tempat usahanya ludes tidak ada yang terselamatkan.

“34 toko tidak ada barang-barang usahanya yang terselamatkan dan 50 para pedagang kaki lima.”Paparnya.

Tentunya solusi saat ini, para Pedagang ingin berusaha kembali berdagang, biar ekonomi di Pasar Ciawi cepat pulih kembali.

“Kami minta kepada tim forensik yang sedang melakukan penyidikan semoga secepatnya membuka garis police line biar kami cepat cepat beraktivitas kembali di pasar Ciawi.”Pungkas Widodo

Jurnalis : Day

Leave a Reply