Kabupaten Tasikmalaya, analisaglobal.com – SMAN 1 Manonjaya menggelar acara pelepasan peserta didik kelas XII Tahun Ajaran 2024/2025 dengan suasana yang sederhana namun penuh makna, pada Rabu (07/05/2025). Bertempat di lapangan sekolah, kegiatan ini berlangsung di Desa Margaluyu, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.
Dengan mengusung tema “Merajut Asa, Satukan Rasa Menjadi Generasi Penerus Bangsa”, acara dimulai pukul 07.00 WIB dan dihadiri oleh para siswa, guru, orang tua, serta tamu undangan. Pelepasan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, tanpa kemeriahan berlebihan, namun tetap sarat makna sebagai bentuk tasyakur atas kelulusan seluruh siswa.
Sebanyak 407 siswa dari program reguler dan SMA Terbuka dinyatakan lulus. Acara dimeriahkan dengan penampilan siswa berprestasi, di antaranya persembahan lagu dari perwakilan kelas XII yang pernah meraih juara 1 dan mewakili Kabupaten Tasikmalaya di tingkat provinsi. Juga diumumkan siswa terbaik dari setiap jurusan serta lulusan terbaik angkatan 2024/2025. Acara ditutup dengan pengalungan medali dan musafahah.
Kepala SMAN 1 Manonjaya, Ahmad Taohid, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada panitia, guru, pengurus OSIS, dan seluruh siswa kelas XII. Ia mengapresiasi kesederhanaan acara yang tetap memberikan kesan mendalam.

“Kami ucapkan selamat dan sukses kepada seluruh siswa yang lulus. Semoga yang sudah diterima di perguruan tinggi negeri dimudahkan dalam menempuh pendidikan. Dan bagi yang masih berjuang, semoga cita-cita segera tercapai,” ujar Ahmad.
Baca Juga Tingkatkan Hasil Panen di Wilayah Tadah Hujan, BBWS Citanduy Laksanakan Program Sumur Bor
Ia juga menyampaikan harapan kepada siswa yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi agar tetap semangat berkarya, karena kesuksesan bisa diraih melalui banyak jalan.
Sementara itu, Hadyan Sugalayudha, M.Pd., selaku pengawas pembina SMA di lingkungan KCD Wilayah XII, menegaskan bahwa pelepasan tahun ini mengikuti kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menyelenggarakan kegiatan sekolah yang sederhana dan tidak membebani orang tua.
“Pelepasan tidak harus meriah, tapi harus bermakna. Ini adalah bentuk kasih sayang dari pemerintah, dan kita jadikan momen ini sebagai awal dari perjalanan baru ke arah yang lebih baik,” tuturnya.
Sebagai penutup rangkaian acara, dilaksanakan simbolisasi serah terima siswa dari pihak sekolah kepada komite sekolah sebagai representasi orang tua, menandai kembalinya tanggung jawab pembinaan siswa kepada keluarga. (Aryani)
Baca Juga Gangguan Kelistrikan Terjadi di Sejumlah Wilayah, PLN ULP Rajapolah Lakukan Perbaikan Darurat
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang