Longsor Di Gunung Gunungsari
Kabupaten Ciamis, analisaglobal.com — Pastikan pengendara aman, Pemerintah Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya lakukan perbaikan bahu jalan yang terkena dampak longsor.
Selain memperbaiki bahu jalan, Pemerintah Desa bersama warga masyarakat bergotong royong membersihkan sisa material longsoran yang menutupi saluran irigasi yang mengairi puluhan hektar sawah dan ratusan kolam.
Eman Sulaeman Kepala Desa Gunungsari mengatakan, kami bersama masyarakat melakukan upaya gotong royong untuk membersihkan material ataupun bongkahan dan urugan yang menutup irigasi.
“Adapun saluran irigasi ini berdampak luas terhadap kepentingan masyarakat yang mengairi kurang lebih 25 hektar sawah dan ratusan kolam di wilayah Desa Gunungsari dan Desa Sadananya,” katanya. Sabtu, (27/4/2024).
Berharap Ada Tindak Lanjut Dari Pemkab Ciamis
Selanjutnya, Pemerintah Desa Bersama warga melakukan upaya untuk antisipasi menghindari hal-hal terjadinya longsor susulan, sehingga dipandang perlu kami melakukan upaya antisipasi untuk menghindari hal-hal yang lebih berat lagi menjadi sebuah risiko kami, yaitu kami melakukan upaya tindakan preventif dengan cara meningkatkan berem jalan untuk menghindari air tidak tumpah atau turun ke lokasi tebing yang longsor tersebut, ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, terlihat antusiasme warga masyarakat bergotong royong, disesuaikan dengan kemampuan keuangan Desa yang ada kami melakukan sebuah upaya tindakan preventif dan mudah-mudahan ini juga langkah-langkah positif untuk tidak adanya lagi bencana, jelasnya.
Baca Juga Ormas Pemuda Serikat Kecamatan Sukaresik Perbaiki Jembatan Gantung Yang Tidak Layak Dilintasi.
“Adapun langkah kedepannya, secara normatif struktur kami juga di samping melaporkan secara media sosial kami juga secara formal telah membuat surat yang ditujukan kepada Bupati melalui kepala Dinas PUPR Ciamis dalam hal ini Bina Marga untuk memberikan laporan secara resmi,” ucap Eman.
Selain itu juga, Eman Sulaeman mengatakan, longsor ini bukan kali pertama terjadi, bahkan ini sudah yang ketiga kalinya, sehingga tanah ini bisa dibilang labil. Karena di atas jalan ini irigasi dan di bawah jalan ini juga irigasi sehingga kultur tanah itu labil,” katanya.
“Apabila jalan ini terputus, itu jelas memutuskan urat nadi perekonomian masyarakat,” ujarnya.
“Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten, dan juga pemerintah Provinsi bahkan Pusat, agar merealisasi permohonan untuk pembangunan TPT di wilayah yang terkena dampak tanah longsor guna mengamankan jalan penghubung tersebut,” harap Eman. (Dods)
Baca Juga Dedikasi Tinggi Sosok Serka Rahmat Babinsa Desa Pasir Salam Kec. Mangunreja Saat Tangani Longsor
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang