Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.
Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com
Pangandaran, analisaglobal.com — Satuan gugus tugas tingkat Kecamatan Padaherang menutup salah satu Apotik yang dikarenakan pemilik Apotik diduga terkonfirmasi positif Covid-19 setelah menerima surat hasil Swab.
Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Padaherang Kustiman S.Sos, MM mengatakan, “penutupan ini sesuai laporan dari Kepala Puskesmas Padaherang, bahwa pemilik apotek Saputra atas nama berinisial H.P. S positif Covid-19. Ucapnya Selasa (19/01/2021).
“Pemilik apotek ini di Swab pada tanggal 14 Januari kemarin, indikasinya pemilik apotek tersebut masih beraktifitas, dan tidak melakukan isolasi mandiri,” ujar Kustiman kepada analisaglobal.com setelah penutupan apotek
Lanjut Kustiman, Dari hasil laporan tersebut, pihaknya berserta jajaran Satgas Covid-19 Kecamatan Padaherang bersama unsur Polsek dan Koramil Padaherang untuk memediasi dan menutup apotek Saputra ini, karena pemiliknya berkeliaran tanpa melaksanakan dan menghindari ketentuan yang berlaku,” Katanya
Pada kesempatan itu pihaknya langsung ke lokasi, menurut Kustiman, kebetulan pemilik apotek ini tidak ada di tempat dan menurut informasi, tadi sempat menemui karyawannya dan balik lagi ke Banjarsari, Ciamis. Akan tetapi Kami langsung bertindak tegas, menutup apotek ini sampai waktu yang tidak ditentukan, yaitu sampai melaksanakan isolasi mandiri selesai. Ungkapnya
Kustiman juga menegaskan, sudah nyata hasil Swabnya positif, ketika di Swab pada tanggal 14 Januari kemarin, Jadi kami tidak akan main main, dengan kejadian ini. tegasnya
Menurut keterangan karyawannya, mereka (Red- karyawan) dipaksa oleh pimpinannya (H.P. Saputra), padahal semua karyawan Sebelumnya sudah demo karena mereka ketakutan, paparnya.
“Dari kejadian ini, Kami akan terus melakukan operasi, siapapun yang melanggar, pihaknya akan sesuai intruksi Bupati Pangandaran nomor 1 tahun 2021 akan kami tindak tegas.” imbuhnya
Masih Menurut Kustiman, Untuk karyawannya pihaknya memberikan himbauan dan edukasi untuk melakukan isolasi mandiri terlebih dahulu sebelum hasil Swabnya keluar, untuk karyawan sudah di swab di RSUD Pandega Pangandaran Kami menunggu hasilnya.”Jadi kami khawatir dengan pelayanan toko apotek ini, banyak yang berbelanja dan lain sebagainya, dan ini untuk memutus mata rantai Covid-19,” Pungkasnya.***A. Baron
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang