Selamat pagi /siang/sore/malam pembaca setia analisaglobal.com, semoga semua pembaca dalam keadaan sehat, penuh kebahagiaan, dan bersemangat dalam beraktifitas serta sehat selalu.
Jangan lupa ya tetap pakai masker saat bepergian, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak karena Pandemi Covid-19 belum berakhir. Berikut kami sajikan berita terpopuler di analisaglobal.com
Jakarta, analisaglobal.com — Kementerian PUPR memberikan dukungan infrastruktur konektivitas jaringan jalan di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Borobudur melalui pembangunan jalan tol maupun non tol.
Dukungan infrastruktur non tol dilakukan yaitu penataan akses untuk koridor utama Candi Borobudur, baik dari arah Yogyakarta, Semarang maupun Kulon Progo. Selain non tol, Kementerian PUPR tengah menyiapkan jaringan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen sepanjang 75,82 Km.

Pada TA 2020 telah diselesaikannya 4 paket pekerjaan penanganan jalan dan jembatan sepanjang 35,40 Km. Peningkatan jaringan jalan DPSP Borobudur dilanjutkan pada TA 2021 digunakan untuk rehabilitasi Jalan DPSP Borobudur sepanjang 24,4 Km, preservasi Jalan Keprekan Borobudur sepanjang 12,8 Km, dan melanjutkan pembangunan Jembatan Kali Progo sepanjang 160 meter.
“Untuk penataan kawasan seperti trotoar, jembatan, pedestrian memperhatikan aspek estetika. Karena untuk pekerjaan penataan kawasan tadi berada di kawasan heritage, jadi kita diminta untuk lolos dampak heritage-nya, harus ada semacam persetujuan dari UNESCO dan kita menghormati itu. Tetapi pada prinsipnya paket pekerjaan tadi targetnya selesai tahun ini (2021),” ujar Dirjen Binamarga Hedy Rahadian.***Red
Sumber : KemenPUPR RI
Analisa Global Cepat, Aktual dan Berimbang